Berita

Presidium Eksponen Pemuda Indonesia, Pieter Tobias Pattiasina/Ist

Politik

Eksponen Pemuda Indonesia: Penguasa seperti Raja Tak Merasa Bersalah

MINGGU, 04 FEBRUARI 2024 | 20:56 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Presidium Eksponen Pemuda Indonesia, Pieter Tobias Pattiasina menyesalkan pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) soal presiden dan menteri boleh berkampanye dan berpihak dalam perhelatan Pemilu 2024. Menurutnya, pernyataan Jokowi merusak etika berdemokrasi.

"Nilai-nilai kebangsaan, nilai moral serta tatanan demokrasi yang kita lihat hari-hari ini tidak baik-baik saja. Miris membuat rakyat merasa tertidas," kata Pieter dalam keterangannya, Minggu (4/2).

Pieter mengatakan, Presiden selaku Kepala Negara seharusnya menjalankan mandat konstitusi, yakni menjamin pemilu berjalan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil.


"Namun sayangnya, penguasa merasa seperti raja dengan tidak merasa bersalah melanggar serta menabrak Hukum yang selama ini menjadi kekuatan serta fondasi yang kuat untuk penegakan demokrasi," kata Pieter.

Pieter berharap dalam sisa waktu 10 hari menjelang pencoblosan Pilpres 2024, Presiden Jokowi sebagai penguasa tertinggi dapat mewujudkan impian rakyat Indonesia dengan berlaku adil dengan tidak berpihak kepada salah satu capres-cawapres.

Dalam menjalankan sisa pemerintahan yang beberapa bulan lagi selesai, Pieter mengaku yakin Presiden Jokowi bersedia mendengar masukan dari seluruh elemen masyarakat.

"Semoga Pemilu 14 Februari nanti bisa berjalan dengan aman dan damai," demikian Pieter.



Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

Habib Syakur Kritik Elite Politik: Demokrasi Jangan Dijadikan Arena Gaduh

Senin, 18 Mei 2026 | 10:20

MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Pengamat Sebut IKN Hanya Ambisi Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 10:02

Pakar Soroti Masalah Struktural yang Hambat Investasi Asing ke RI

Senin, 18 Mei 2026 | 09:56

Polemik Muktamar Mathla’ul Anwar Berlanjut ke Pengadilan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:51

IHSG Ambles 190 Poin, Rupiah Terpukul ke Rp17.661 per Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 09:47

Emas Antam Turun di Awal Pekan, Termurah Rp1,4 Juta

Senin, 18 Mei 2026 | 09:32

Prabowo Tekankan Pangan Harga Mati, Siap Disalahkan Jika Rakyat Kelaparan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:22

Awal Pekan, Dolar AS Masih Perkasa di Level 99 Setelah Reli Sengit Akhir Pekan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:14

Harga Minyak Dunia Makin Naik, Kembali Sentuh 110 Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 08:44

Bursa Asia Tertekan, Kospi Paling Merah

Senin, 18 Mei 2026 | 08:18

Selengkapnya