Berita

Capres nomor urut tiga Ganjar Pranowo saat menyampaikan visi misi di debat pilpres 2024 ke lima di Jakarta Convention Center pada Minggu, 4 Februari 2024/Repro

Politik

Ganjar: Pembangunan Harus Berorientasi Manusia

MINGGU, 04 FEBRUARI 2024 | 20:08 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pasangan calon presiden nomor urut tiga, Ganjar Pranowo, menyampaikan visi dan misinya dalam debat pilpres 2024 kelima di Jakarta Convention Center (JCC) pada Minggu (4/1).

Mendapat urutan kedua berbicara, Ganjar menekankan pentingnya mendorong pembangunan yang berorientasi pada manusia, sehingga tercipta keseimbangan.

"Tentu saja, pembangunan ini harus berorientasi pada manusia. Berbudi pekerti yang baik, sopan, toleran, tidak adigang, adigung, adiguno," ujarnya.


Dalam hal ini, Ganjar menilai ini bisa dilakukan melalui digitalisasi, ketersediaan teknologi untuk pengembangan sumber daya manusia.

"Ini bisa terjadi jika digitalisasi kita lakukan. Infrastruktur, teknologinya baik, internetnya bisa cepat, dan mereka bisa mendapatkan media yang bagus untuk mengembangkan diri," ujar Ganjar.  

Ganjar juga menyinggung soal penerapan demokrasi dan dampaknya pada rakyat.

"Demokrasinya harus berjalan baik, kemudian, contoh atau teladan pemimpin yang juga baik dan tidak ada konflik kepentingan," paparnya.

Tiga calon presiden yakni Anies Baswedan, Prabowo Subianto, dan Ganjar Pranowo, mengikuti debat Pilpres 2024 kelima akan diselenggarakan Minggu (4/2) malam ini di Jakarta Convention Center (JCC) pukul 07.00 WIB.

Tema yang diusung dalam debat capres ketiga yakni Kesejahteraan Sosial, Kebudayaan, Pendidikan, Teknologi Informasi, Kesehatan, Ketenagakerjaan, Sumber Daya Manusia, dan Inklusi.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

DPR Minta Pengusaha Klub Malam Jangan Beri Ruang Peredaran Narkoba

Selasa, 09 Juni 2026 | 02:09

Telkom Bersama KIP Dukung Literasi Keterbukaan Informasi Publik

Selasa, 09 Juni 2026 | 01:45

Buku ‘Presiden Solusi’ Ulas Rekam Jejak Transformasi Prabowo

Selasa, 09 Juni 2026 | 01:20

Ratifikasi ILO C188 Jangan Ulangi Kesalahan Implementasi MLC 2006

Selasa, 09 Juni 2026 | 01:01

Miris! Purbaya Belum Siapkan Insentif buat Pedagang Tahu Tempe

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:42

Keanu Bantah Terima Duit Penipuan Jemaah Umrah Hanania

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:16

Ketum PPP Mardiono Dilaporkan ke Polisi, Dugaan Pemalsuan Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:12

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Bupati Muara Enim Dkk Langsung Digiring ke KPK Usai Terjaring OTT

Senin, 08 Juni 2026 | 23:45

Segel Gerai Tiffany & Co Dibuka Usai Sepakat Bayar Denda Rp97,49 M

Senin, 08 Juni 2026 | 23:16

Selengkapnya