Berita

Ketua Deputi Saksi Tim Pemenangan Nasional Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Timnas Amin), Tamsil Linrung/Ist

Politik

Pencoblosan Pilpres 2024, Timnas Amin Terapkan Saksi Berlapis

SABTU, 03 FEBRUARI 2024 | 22:36 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Ketua Deputi Saksi Tim Pemenangan Nasional Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Timnas Amin), Tamsil Linrung menyambut baik Gerakan Rakyat Kawal TPS Pemilu Jujur dan Adil yang dimotori Sahrin Hamid.

Menurutnya, Gerakan Rakyat Kawal TPS ini merupakan gerakan masyarakat arus bawah yang akan sangat membantu para saksi Amin yang nantinya bertugas di TPS.

“Gerakan ini untuk memastikan proses pemungutan suara berlangsung jujur dan adil,” kata Tamsil saat menghadiri deklarasi Gerakan Rakyat Kawal TPS, di Wisma Amanat Rakyat di Jalan Ampera, Jakarta Selatan, Sabtu (3/2).


“Kalau nanti saksi-saksi kita di TPS ada yang berhalangan, misalnya sakit. Maka gerakan relawan ini akan kita beri mandat sebagai saksi cadangan Amin di TPS,” sambungnya.

Tamsil melanjutkan bahwa Gerakan Rakyat Kawal TPS ini yang akan masuk ke dalam TPS.

Dijelaskan Tamsil, di Pilpres 2024 ini pihaknya menerapkan saksi berlapis. Dia menyebut, kesaksian berlapis mutlak harus dilakukan untuk mengawal pemilu yang jujur dan adil (jurdil).

“Alhamdulillah, banyak elemen masyarakat yang ikut berpartisipasi. Insya Allah, saksi-saksi kita akan semakin kuat dan masif di TPS, kata Tamsil.

Nantinya, lanjut Tamsil, para saksi Amin dipastikan akan mendapatkan suplai makanan yang cukup dan halal.

“Insya Allah nanti tidak akan ada saksi kita yang mati karena kelaparan, kelelahan apalagi keracunan,” tutup Tamsil.




Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya