Berita

Cawapres nomor urut 3 Mahfud MD/Ist

Politik

Entaskan Keluarga Prasejahtera, Mahfud Prioritaskan Pendidikan Gratis

SABTU, 03 FEBRUARI 2024 | 18:42 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pasangan calon nomor 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD akan memprioritaskan pendidikan gratis hingga perguruan tinggi serta menyediakan 17 juta lapangan pekerjaan di Indonesia lewat program 1 keluarga miskin 1 sarjana.

Hal itu disampaikan Cawapres nomor urut 3 Mahfud MD dalam acara Fun Walk Puncak Peringatan HUT ke-17 Partai Hanura di Jalan Kostal Area, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau.

"Kalau ada keluarga yang masih tertinggal di bidang ekonomi atau miskin, kami akan ambil satu keluarganya untuk disekolahkan sampai perguruan tinggi," kata Mahfud dalam keterangan tertulis, Sabtu (3/2).


Kata Mahfud, pendidikan gratis yang disediakan negara bekal pendorong agar lebih banyak lapangan pekerjaan dengan penghasilan layak untuk masyarakat Indonesia.

Dengan begitu, anggota keluarga prasejahtera yang mendapatkan program tersebut bisa memperbaiki perekonomian keluarga setelah berhasil lulus dari perguruan tinggi.

"Tidak usah bayar (biaya pendidikan), nanti kalau ini sudah lulus kembali ke keluarga lalu ikut membangun keluarganya akan ikut lebih sejahtera," tuturnya.

Lebih lanjut, Mahfud menerangkan bahwa program ini juga merupakan upaya untuk menekan angka pengangguran di Indonesia.

"Maka tertulis di dalam program kami yang sudah diumumkan secara luas kita akan membuka 17 juta lapangan kerja. Itu yang akan disediakan oleh negara nantinya," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya