Berita

Ketua KPU RI, Hasyim Asyari/RMOL

Politik

Ketua KPU: Data Pemilih Ganda di New York Sudah Dicoret

SABTU, 03 FEBRUARI 2024 | 12:43 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Data pemilih ganda di New York, Amerika Serikat sebagaimana temuan Migrant Care dipastikan telah dihapus Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI dari daftar pemilih tetap (DPT).

"Karena ganda, tentu saja apa yang ganda itu dicoret satu," ujar Ketua KPU RI, Hasyim Asyari kepada wartawan, Sabtu (3/2).

Dia menjelaskan, salah satu data ganda pemilih tidak memenuhi syarat (TMS). Maka dari itu, salah satunya harus dihapus apabila terkonfirmasi benar. Karena, hal itu masuk kategori pelanggaran pidana pemilu.


"Sehingga kemudian (pencoretan data pemilih ganda) untuk menghindari kemungkinan digunakannya lebih dari satu kali orang memilih," urai Hasyim.

Di sisi lain, KPU RI telah mengonfirmasi PPLN New York terkait temuan data ganda sebanyak 374 nama sebagaimana temuan Migran Care. Hasilnya, hanya ada 1,7 persen dari total DPT di New York.

"Kami sudah coret, karena kalau ganda kan artinya yang salah satunya tidak memenuhi syarat," tutup Hasyim.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya