Berita

Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja/RMOL

Politik

Soal Data Pemilih Ganda, Bawaslu Tunggu Laporan Akhir Panwaslu Johor Bahru

JUMAT, 02 FEBRUARI 2024 | 10:39 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) merespons laporan dugaan pelanggaran administrasi Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Johor Bahru, Malaysia terkait data pemilih ganda.

Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja menerangkan, pihaknya masih menunggu laporan dari Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Johor Bahru.

"Johor lagi kita periksa, Panwaslu Johor lagi kita minta keterangan, minta LHP-nya (Laporan Hasil Pengawasan)," ujar Bagja kepada wartawan, Jumat (2/2).


Bagja mengatakan, ada dua bentuk dugaan pelanggaran yang bisa diproses Bawaslu dari laporan Migrant Care, setelah mendapat LHP dari Panwaslu Johor Bahru.

"Nanti kita periksa. Jika ada indikasi pidana tentu kita sampaikan teman-teman polisi dan jaksa. kalau pelanggaran administrasi nanti kita lihat prosesnya (di Bawaslu)," kata Bagja.

Migrant Care menemukan 3.238 nama pemilih ganda atau sekitar 2,7 persen dari total Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Johor Bahru sebanyak 119.491 nama pemilih.

Jumlah data pemilih tersebut 10 kali lipat dari data pemilih ganda yang ditemukan di New York, Amerika Serikat, sebanyak 374 nama dari total DPT sebanyak 11.141 nama.



Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Rayakan HUT Perusahaan Lewat Santunan Anak Yatim

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:59

Polisi Geledah Rumah terkait Kasus Dugaan Korupsi Kejagung, 74 Kg Emas Diamankan

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:40

Ketahanan Energi Indonesia Masih Pincang Tanpa Ada Cadangan Strategis

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:12

Polisi Geledah 12 Titik Kasus Korupsi, Rumah Mewah Jampidsus Tidak Termasuk

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:50

Peradi Profesional Catat Rekor Kerja Sama dengan 112 Perguruan Tinggi

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:45

IPW Dukung Polri Usut Dugaan Korupsi di Lingkungan Kejagung

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:26

Yogyakarta dan Takdir Dirgantara

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:01

Kritik terhadap Pemerintah Bagian dalam Kehidupan Demokrasi

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:41

Pertamina Berdayakan Difabel Kampung Rajut Inspirasi Green Warrior Bandung

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:18

Polisi Sita Uang Miliaran Rupiah Usai Geledah Kafe dan Money Changer di Cipete

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:14

Selengkapnya