Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Kota Makassar, Sulawesi Selatan/Ist

Politik

Menko Airlangga Minta Sulsel Jadi Provinsi Pengumpul Komoditas Pangan Daerah Lain

JUMAT, 02 FEBRUARI 2024 | 08:36 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) telah menjadi salah satu wilayah penyumbang ekonomi terbesar di Pulau Sulawesi.

Hal ini terjadi karena Sulsel merupakan sentra produksi pangan, baik beras maupun komoditas hortikultura, sekaligus hub untuk kawasan Timur Indonesia.

Meski menorehkan hasil maksimal, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mendorong pemerintah daerah setempat ikut mendukung pengendalian inflasi dan ketahanan pangan nasional.


“Kalau perlu Sulsel mengumpulkan produksi dari daerah lain, jadi tidak hanya mengandalkan produksi dari sini saja," kata Airlangga dalam pertemuan dengan jajaran Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Selatan di Kota Makassar, Kamis malam (1/2).

Dengan begitu, komoditi pangan yang diproduksi, baik yang diolah langsung maupun tidak akan dikirim ke beberapa daerah. Tentu hal ini akan menghemat biaya dan waktu menjadi lebih ekonomis.

"Jadi bisa ada jalur reguler dari sini, misalnya ke Hong Kong dan Jepang. Hub-nya bisa dari sini, tidak balik lagi ke Selat Malaka. Jadi freight cost lebih murah,” ujar Menko Airlangga di depan Pj Gubernur Sulawesi Selatan Bachtiar Baharuddin.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

UPDATE

Mantan Menpora Dito Ariotedjo Hadir Bersama Habib Jindan di Safari Sholawat Lombok

Senin, 12 Oktober 2026 | 22:08

PLN Siapkan Integrasi EBT PLTP Wayang Windu Unit 3 ke Sistem Kelistrikan Jabar

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:54

Gaduh Dugaan Aturan Selundupan, Doli Sentil Hasyim: Jabatan Komisaris Hadiah dari Siapa?

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:44

Sertijab Menlu, Arrmanatha Tegaskan Arah Polugri Indonesia Tidak Berubah

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:28

Kades Ciangsana Bakal Mediasi Polemik Bangunan 480 Meter Persegi di Coatesville

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:07

Bank Jakarta dan PAM Jaya akan Melantai di Bursa, Ini Respons Senator Fahira

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:37

Berat Langkah IHSG Kembali ke 9.000, Saham Konglo Tak Akan Bangkit?

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:28

Danantara Diandalkan Pacu Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:22

AMDK dan Komoditas Mamin Harus Dikecualikan dalam Pelarangan Truk Sumbu 3

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:21

Komisi II Buka Peluang RDP Bahas Putusan MK pada Gibran

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:02

Selengkapnya