Berita

Juru Bicara Muda Tim Kampanye Nasional Prabowo-Gibran, Astrio Feligent usai bedah buku Relawan JDI Pro-Gib berjudul 'Prabowo Pemimpin di Atas Garis', di Jalan Kertanegara IV, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (1/2)/Ist

Politik

Relawan JDI Pro-Gib Kampanye Prabowo-Gibran lewat Buku

KAMIS, 01 FEBRUARI 2024 | 22:18 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Relawan Jaringan Damai Indonesia Prabowo-Gibran (JDI Pro-Gib) deklarasi dukungan sekaligus bedah buku berjudul 'Prabowo Pemimpin di Atas Garis', di halaman kediaman Prabowo Subianto, Jalan Kertanegara IV Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (1/2).

Lewat buku itu, JDI Pro-Gibran bertekad mengkampanyekan dukungan demi memenangkan Prabowo-Gibran satu putaran.

“Di buku ini diungkapkan alasan JDI Pro-Gib mendukung Prabowo-Gibran, karena memiliki pandangan sama terhadap visi, misi dan program kepemimpinan Bapak Prabowo Subianto bila rakyat mendaulatnya sebagai Presiden 2024-2029,” kata Ketua JDI Pro-Gib, Maruli Tua Silaban.


Lewat buku itu, JDI Pro-Gibran juga terbentuk di berbagai provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia, serta secara massif kampanye door to door untuk mensosialisasikan program Prabowo-Gibran.

“JDI Pro-Gib mengajak semua pihak ikut mensukseskan Pemilu 2024 secara damai, agar menggunakan hak pilih demi masa depan Indonesia emas, serta mengajak keluarga, saudara, tetangga, rekan dan teman-teman yang telah masuk daftar tetap pemilih KPU, untuk memilih dan mencoblos Prabowo-Gibran,” katanya.

Deklarasi dukungan dan bedah buku dihadiri diapresiasi langsung oleh Juru Bicara Muda Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Gibran, Astrio Feligent.

"Bedah buku 'Prabowo Pemimpin di Atas Garis' itu menjadi momentum kita mengenal sosok Prabowo lebih dekat. Kita selama ini hanya melihat Pak Prabowo di televisi dan media. Buku ini mengulas sisi lain Prabowo yang diungkap orang terdekat beliau," katanya.

Sementara Astrio mengatakan, Prabowo yang juga mantan tentara itu merupakan sosok pemimpin tegas dan disegani.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya