Berita

Ketua Perpamsi, Lalu Ahmad Zaini/RMOL

Bisnis

Ketua Perpamsi: Pemerintah Belum Maksimal Atasi Permasalahan Air Minum dan Sanitasi

KAMIS, 01 FEBRUARI 2024 | 15:17 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Permasalahan air minum dan sanitasi di dalam negeri yang saat ini ditangani oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dianggap belum maksimal.

Hal tersebut disampaikan Ketua Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (Perpamsi), Lalu Ahmad Zaini saat ditemui setelah acara dialog terbuka “Program Air Minum dan Sanitasi Capres dan Cawapres 2024”, pada Kamis (1/2).

"Kalau kita lihat cakupan yang ada ya belum maksimal, karena banyak yang tak tercapai harapan-harapan yang kita targetkan," kata Lalu, kepada wartawan di Hotel Grand Sahid Jakarta.


Dalam kesempatan itu, Ketua Perpamsi itu mendorong kerja sama seluruh pihak, terutama pemerintah untuk membenahi masalah air minum dan sanitasi di Indonesia.

Menurut Lalu, negara harus hadir dalam penyediaan air minum dan sanitasi yang layak, sehingga, masalah kesehatan di indonesia, khususnya yang berasal dari air dapat diminimalisir.

Adapun dalam pemaparannya, Lalu mengatakan bahwa cakupan air minum perpipaan baru mencapai 19,47 persen, dan cakupan sanitasi baru sebesar 10,16 persen.

Angka itu terbilang cukup rendah dibandingkan negara-negara lain, khususnya di Asia Tenggara.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya