Berita

Cawapres Nomor Urut 3, Mahfud MD, di acara "Tabrak Prof" di MZ Coffee, Banda Aceh, Rabu malam (31/1)/RMOLAceh

Politik

Ganjar-Mahfud Menang, Dana Otsus Aceh Diperpanjang

KAMIS, 01 FEBRUARI 2024 | 13:19 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Calon Wakil Presiden (Cawapres) Nomor Urut 3, Mahfud MD, berjanji akan memperpanjang dana Otonomi Khusus (Otsus) Aceh, kalau dirinya bersama Calon Presiden Ganjar Pranowo terpilih pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Dana Otsus Aceh akan berakhir pada 2027 mendatang.

"Itu nanti akan kita perjuangkan agar dana Otsus diperpanjang untuk pembangunan Aceh," kata Mahfud MD dalam acara "Tabrak Prof" di MZ Coffee, Banda Aceh, Rabu malam (31/1).

Menurut Mahfud, perpanjangan dana Otsus Aceh akan diusahakan melalui Peraturan Presiden (Perpres). Bisa juga secepatnya diubah lewat Undang-undang (UU).


"Karena cukup waktunya, seperti satu pasal, bahwa ini nanti akan diperjuangkan seperti Papua hanya mengenai satu pasal sebenarnya," jelas Mahfud, diwartakan Kantor Berita RMOLAceh, Kamis (1/2).

Bukan hanya itu, Mahfud juga berjanji, jika menang akan memprioritaskan dan memenuhi kebutuhan rakyat Aceh. Ini dilakukan untuk menghilangkan kesan bahwa selama ini pemerintah pusat menipu masyarakat Aceh.

Aceh, lanjut Mahfud, mempunyai jasa cukup besar untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Lantaran ikut membebaskan Indonesia dari penjajahan.

"Karena itu, Pemerintah pusat tak boleh lupa. Ketika Indonesia tertatih melawan penjajah tanpa alat, rakyat Aceh memberikan pesawat yang diberi nama Seulawah yang berarti shalawat," tegasnya.

Di sisi lain, Mahfud mengatakan, pembangunan di Aceh dilakukan melalui mekanisme pengajuan kepada lembaga legislatif, yakni Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Aceh.

"Untuk itu kita meminta masyarakat Aceh harus bisa memilih calon legislatif yang mampu membawa pembangunan ke arah lebih baik," demikian Mahfud MD.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya