Berita

Deputi Kanal Media Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Karaniya Dharmasaputra/Istimewa

Politik

Mahfud Mundur dari Kabinet Jokowi, TPN: Kritik Moral untuk Penguasa

RABU, 31 JANUARI 2024 | 16:49 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Keputusan Calon Wakil Presiden Nomor Urut 3, Mahfud MD, dari jabatan Menko Polhukam di Kabinet Indonesia Maju merupakan bentuk kritik moral terhadap penguasa.

“Ini merupakan kritik moral. Protes moral terhadap apa yang kita lihat dari hari ke hari. Betapa kekuasaan, aparat, dan fasilitas negara disalahgunakan secara sangat terbuka, sangat telanjang, sangat terang benderang, untuk mendukung paslon tertentu,” kata Deputi Kanal Media Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Karaniya Dharmasaputra, saat jumpa pers di Media Center Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (31/1).

Kara, sapaan akrabnya menyebut, semua pihak sejatinya sudah mengetahui dan harus sama-sama mengupayakan agar Pemilu 2024 berjalan Langsung, Umum, Bebas, Rahasia, Jujur, dan Adil (Luber dan Jurdil). Tak terkecuali pemerintah.


“Syarat utama dari pemilu jujur adil itu adalah netralitas aparat. Tidak dibolehkannya penggunaan fasilitas negara untuk keperluan pemenangan dari satu paslon tertentu,” tegasnya.

Mahfud MD akhirnya resmi mengumumkan mundur dari jabatannya sebagai Menko Polhukam RI. Pengumuman itu disampaikan di sela-sela safari politiknya di Danau Tirta Gangga, Kecamatan Seputih Banyak, Lampung Tengah, Rabu siang (31/1).

“Maka hari ini saya sudah membawa surat (pengunduran diri) untuk Presiden,“ ucap Mahfud.

Mahfud memastikan surat pengunduran dirinya akan segera disampaikan kepada Presiden Joko Widodo ketika bertemu di Jakarta nanti.

“Tapi saya bawa terus karena memang surat ini begitu saya diberi waktu, begitu saya ketemu langsung, saya sampaikan surat ini,” kata cawapres pendamping capres Ganjar Pranowo ini.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Tom Holland dan Zendaya Bakal Rehat Setelah Spider-Man Brand New Day

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:52

IAW: Ada Dugaan Intervensi Kasus Dedi Congor

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:51

Sidang Perdana Praperadilan Febrie Adriansyah Digelar 18 Agustus

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:42

Prabowo Tinjau Deretan Inovasi BRIN, dari Air Minum Darurat hingga Teknologi Nuklir

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:35

Komisi III DPR Minta Polisi Ungkap Pemasok Senpi di Yayasan Sekolah Jaksel

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:28

Partisipasi Bermakna di Black Box Regulasi Kesehatan

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:15

Amplop Berisi 14 Ribu Dolar Singapura Memang Dikembalikan, tapi Isinya Berkurang

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:02

Prabowo Tekankan Pentingnya Sains dan Teknologi bagi Masa Depan Bangsa

Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:54

Isu Pergantian Kapolri Bisa Merugikan Presiden jika Tidak Hati-Hati

Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:53

Food Station Masih Andalkan Laba Bersih dari PSO

Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:30

Selengkapnya