Berita

Komisaris Jenderal Polisi (Purn) Mochamad Iriawan/Net

Politik

Iwan Bule, Dari Bhayangkara Berjuang Menuju Senayan

SENIN, 29 JANUARI 2024 | 23:55 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Memasuki masa pensiun setelah menorehkan prestasi gemilang sebagai penegak hukum, Komisaris Jenderal Polisi (Purn) Mochamad Iriawan yang akrab disapa Iwan Bule kini menapaki ranah politik.

Jenderal polisi yang dikenal berprestasi selama masa kerjanya ini kini bertransformasi menjadi seorang politisi dengan mencalonkan diri sebagai anggota legislatif untuk Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) di daerah pemilihan Jawa Barat X.

Pria kelahiran 31 Maret 1962 merupakan alumnus Akademi Kepolisian tahun 1984. Selama berdinas di Kepolisian Republik Indonesia (Polri), Iwan Bule menangani berbagai kasus, termasuk penanganan pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen yang melibatkan tokoh-tokoh terkemuka di Indonesia. Iwan Bule juga menjabat Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) di tiga wilayah, yaitu Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB), Kapolda Jawa Barat, dan Kapolda Metro Jaya.


Iwan Bule dinilai piawai dalam menjaga ketertiban di lingkungan masyarakat dengan karakternya yang humanis. Karakter tersebut ia munculkan dalam kepemimpinannya, di mana ia selalu memberikan perhatian khusus terhadap partisipasi seluruh anggota dalam setiap keputusan dan kegiatan di institusi yang dipimpinnya.

Pendekatan Iwan Bule dalam menunaikan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pejabat polisi selalu mencerminkan kemampuannya untuk memimpin dengan kelembutan. Dia memberikan ruang bagi bawahannya untuk berkembang maksimal, selalu terbuka terhadap ide-ide baru, dan dengan setia mendengarkan aspirasi masyarakat.

Tidak hanya itu, karisma dan kedekatan dengan berbagai lapisan masyarakat menjadikannya sosok yang sangat mudah diterima dari berbagai kalangan manapun.

Sebagai seorang Kapolda, Iwan Bule menunjukkan kepemimpinan efektif dan transparan. Pemahaman akan pentingnya kerja sama antara aparat kepolisian dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif menjadi salah satu kunci suksesnya.

“Kepercayaan masyarakat pada kami adalah hal yang utama agar dapat bersinergi dan bahu-membahu untuk menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan nyaman bagi semua pihak tanpa terkecuali,” ujarnya.

Sebagai figur yang dapat diandalkan, berpengalaman, dan memimpin dengan tidak sedikit yang menyokong Iwan Bule untuk maju sebagai perwakilan rakyat di tingkat nasional. Sebagaimana komitmennya terhadap masyarakat, dukungan tersebut diterima baik oleh Iwan Bule dan diwujudkan dalam pencalonannya sebagai calon anggota DPR RI di pemilu tahun ini.

Dengan potensi yang dia miliki, Iwan Bule diharapkan mampu untuk menjembatani kebijakan pemerintah dan kebutuhan riil masyarakat secara efektif, sambil membawa nuansa kepemimpinan humanis dan inklusif ke panggung politik sebagaimana yang selama ini dia lakukan di setiap amanah atau jabatan yang diemban.

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kekayaan Fadjar Donny Tjahjadi yang Kabarnya Jadi Tersangka Korupsi CPO-POME Cuma Rp 6 Miliar, Naik Sedikit dalam 5 Tahun

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

UPDATE

Board of Peace: Pergeseran Rational Choice ke Pragmatisme Politik

Sabtu, 21 Februari 2026 | 03:45

Ketua BEM UGM Dituduh LGBT Hingga Sering Nyewa LC

Sabtu, 21 Februari 2026 | 03:25

Kawasan Industri Jateng Motor Baru Transformasi Ekonomi Nasional

Sabtu, 21 Februari 2026 | 02:58

Ustaz Adi Hidayat Sambangi Markas Marinir

Sabtu, 21 Februari 2026 | 02:42

Ketua BEM UGM: Semakin Ditekan, Justru Kami Semakin Melawan

Sabtu, 21 Februari 2026 | 02:26

Praktisi Hukum: Pasal 2 dan 3 UU Tipikor Bisa jadi Alat Kriminalisasi Pengusaha

Sabtu, 21 Februari 2026 | 02:06

PBNU dan Majelis Alumni IPNU Peroleh Wakaf Alquran di Bulan Ramadan

Sabtu, 21 Februari 2026 | 01:45

Kejagung Tegaskan Hukuman Mati ABK di Kasus Narkoba sesuai Fakta Hukum

Sabtu, 21 Februari 2026 | 01:30

Mantan Danyon Sat 71.2 Kopassus Jabat Dandim 0509 Kabupaten Bekasi

Sabtu, 21 Februari 2026 | 01:15

KPK Bakal Kulik Dugaan Aliran Uang Suap Importasi ke Dirjen Bea Cukai

Sabtu, 21 Februari 2026 | 01:00

Selengkapnya