Berita

Calon Wakil Presiden Nomor Urut 1, Muhaimin Iskandar/Rep

Politik

Sikapi Narasi "Satu Putaran", Cak Imin Waspadai Manipulasi Hasil Pemilu

SENIN, 29 JANUARI 2024 | 22:45 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Dugaan manipulasi penghitungan suara pada Pemilu Serentak 2024, terutama Pilpres, tetap harus diantisipasi.

Calon Wakil Presiden Nomor Urut 1, Muhaimin Iskandar, memandang dugaan manipulasi itu setidaknya nampak dari merebaknya narasi Pilpres 2024 hanya berlangsung satu putaran.

"Saya ingin mengingatkan para wasit, aparat kepolisian, tolong jangan memihak dengan menggunakan kekuasaan untuk kepentingan tertentu," pinta sosok yang akrab disapa Cak Imin itu, pada acara Desak dan Slepet Amin, di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (29/1).


Menurutnya, Pemilu merupakan agenda untuk kebaikan kehidupan berbangsa, sehingga harus dilaksanakan berdasarkan prinsip jujur dan adil.

"Kalau Pemilu cacat karena ada manipulasi, kecurangan, maka percayalah, pemerintahan yang terbentuk akibat kecurangan itu tidak akan mendapatkan kepercayaan, hasilnya hanya kegagalan," tuturnya.

Karena itu dia mengajak semua pihak ikut menjaga proses penghitungan suara, agar benar-benar berlangsung jujur dan adil.

"Mari kita wujudkan Pemilu yang jujur, bersih, demokratis, adil. Ini bukan agenda Mas Anies, bukan agenda Muhaimin, tapi agenda bangsa. Mari kita jaga bersama-sama," tutup Cak Imin.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya