Berita

Muhammad Zinedine Alam Ganjar saat menghadiri acara Festival Pemilu yang diselenggarakan oleh Komunitas Bijak Memilih di Gedung Smesco, Jakarta Selatan/Ist

Politik

Alam Ganjar: Penyediaan Internet Gratis Berjalan Paralel dengan Pengembangan Edukasi

SENIN, 29 JANUARI 2024 | 19:12 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Penyediaan internet gratis dan infrastrukturnya secara merata menjadi suatu prioritas untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Namun, perkembangan internet juga harus diimbangi dengan sosialisasi terkait dengan pemanfaatan internet secara positif.

Begitu dikatakan putra calon presiden Ganjar Pranowo, Muhammad Zinedine Alam Ganjar saat menghadiri acara Festival Pemilu yang diselenggarakan oleh Komunitas Bijak Memilih di Gedung Smesco, Jakarta Selatan.

Alam sendiri datang dan didampingi oleh perwakilan Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Pangeran Siahaan dan Satya Heragandhi.


"Internet gratis itu harus paralel dengan pengembangan edukasi terkait karakter, kebijaksanaan dalam memanfaatkan internet itu harus," ujar Alam dalam keterangan tertulis, Senin (29/1).

Sehingga, kata Alam, persoalan dalam mengoptimalkan internet ini, ke depannya harus melalui proses musyawarah bersama.

"Masalah internet ini membutuhkan tindakan afirmasi dalam mencari solusi terbaik bukan diskusi saling melawan, justru mencari apa yang terbaik untuk kita ke depan," tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Alam juga menjelaskan bagaimana generasi muda harus berpartisipasi aktif dalam Pemilu 2024 mendatang.

Menurutnya, generasi muda harus pandai dan bijak dalam memilih pemimpin yang rasional dan memiliki orientasi kebermanfaatan.

"Dari masa lalu kita bisa ngecek melalui track record pengalaman dan bagaimana cerita kehidupan masing-masing pasangan calon," katanya.

"Kemudian, bagaimana gagasannya di masa depan untuk kemajuan bangsa. Dari situ bisa menilai paslon mana yang selaras dengan apa yang kita inginkan," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya