Berita

Peresmian Komunitas Ekspor Melbourne Atase Perdagangan Canberra, Agung Haris Setiawan, bersama Koordinator Komunitas Ekspor Melbourne, Taufiqurrahman Ali/Net

Bisnis

Resmikan Komunitas Ekspor Melbourne, Kemendag Dorong Peningkatan Ekspor Indonesia ke Australia

SENIN, 29 JANUARI 2024 | 14:22 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kementerian Perdagangan melalui Atase Perdagangan RI di Canberra bekerja sama dengan Perhimpunan Pelajar  Indonesia di seluruh dunia (PPI  Dunia) meluncurkan Komunitas  Ekspor Melbourne. Peluncuran ini diselenggarakan dalam kolaborasi bertajuk "Bincang Atase Perdagangan x Ngopi Bareng CEO" yang digelar secara hibrida di Melbourne, Australia, Kamis  (25/1).

Turut hadir dalam kegiatan ini CEO Import United Ausindo Pty Ltd, Michael Samsir, dan CEO Navanti Holdings, Ivan Tandyo.

“Peresmian Komunitas Ekspor Melbourne ini diharapkan menjadi pusat informasi, edukasi, dan fasilitas ekspor bagi diaspora  pelajar Indonesia di Australia. Sehingga, dapat meningkatkan pengetahuan pasar serta mempercepat penetrasi ekspor produk Indonesia,” jelas Atase Perdagangan RI di Canberra, Agung Haris Setiawan, melalui keterangannya, Senin (29/1).


Menurut Haris, terbentuknya Komunitas Ekspor Melbourne ini merupakan langkah konkret bagi para mahasiswa Indonesia di  Australia dalam membuat pergerakan kolektif yang memudahkan aktivitas usaha para pengekspor pemula.

“Salah satu kemudahan yang akan didapatkan Komunitas Ekspor Melbourne adalah dukungan dari para pelaku usaha. Seperti dukungan dari Import United Ausindo dengan memfasilitasi gudang eksportir dan juga dari Navanti Holdings yang berupa dukungan permodalan. Hal ini diharapkan semakin memacu semangat diaspora pelajar Indonesia untuk mendukung ekspor produk Indonesia dan memantik pergerakan serupa oleh para diaspora pelajar pengekspor di negara lain,” ujar Haris.

Sementara itu, Kepala Bidang Penguatan Bilateral PPI Dunia yang sekaligus mahasiswi tugas belajar Kementerian Perdagangan, Amelia Devi Prasanti menyampaikan, pelajar Indonesia di luar negeri memiliki potensi besar untuk menjadi duta ekspor yang mampu membuka jaringan kerja sama perdagangan antara Indonesia dengan berbagai negara.  Terbentuknya komunitas ekspor ini menjadi salah satu upaya PPI Dunia untuk merealisasikan hal tersebut.

“Indonesia memiliki sekitar 80 ribu pelajar yang tersebar di 65 negara di dunia. Tentu ini bukan jumlah yang sedikit.  Sehingga, kami di PPI Dunia menjembatani para pelajar tersebut untuk menjadi bagian dari percepatan ekspor nasional, salah  satunya melalui pembentukan komunitas ekspor di Melbourne ini,” papar Amelia.

Ditambahkan Koordinator Komunitas Ekspor Melbourne yang juga mahasiswa S2 di University of Melbourne, Taufiqurrahman  Ali, Komunitas Ekspor Melbourne akan dimanfaatkan oleh para pelajar Indonesia di Australia untuk saling bertukar informasi seputar tata cara ekspor, serta bekerja sama dalam mencari relasi atau pembeli yang potensial.

“Komunitas Ekspor Melbourne menjadi jawaban bagi para diaspora, khususnya pelajar yang selama ini berminat  ekspor, namun belum memiliki pengetahuan dan pengalaman yang cukup untuk menjadi pengekspor, maupun untuk  pengekspor pemula. Kami melihat banyak pelajar Indonesia di Melbourne yang ingin memulai bisnis dan menjadi pengekspor, namun belum memiliki wadah untuk saling terkoneksi. Bersama komunitas ekspor Melbourne Australia, kami akan saling berbagi  informasi terkait cara ekspor dan bekerjasama dalam mencari pembeli potensial,” pungkas Taufiq.

Peresmian Komunitas Ekspor Melbourne merupakan salah satu implementasi lanjutan dari kegiatan Duta Ekspor yang dilakukan bersama Wakil Menteri Perdagangan di Canberra beberapa waktu lalu. Kegiatan tersebut diinisiasi Presiden PPI  Australia 2022/2023, Yudhi Hartawan, dan Presiden PPI Selandia Baru 2023/2024, Radya Mahardika, yang merupakan mahasiswa tugas belajar Kementerian Perdagangan.

Total nilai perdagangan Indonesia-Australia periode Januari-November 2023 tercatat sebesar 11,23 miliar dolar AS. Dari  nilai    tersebut, ekspor Indonesia ke Australia sebesar 2,85 miliar dolar AS. Sedangkan, impor Indonesia dari Australia sebesar 8,37 miliar dolar AS.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya