Berita

Capres Nomor Urut 2, Prabowo Subianto dan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)/Net

Politik

SBY Baru Turun Gunung, Demokrat Dinilai Tidak Serius Dukung Prabowo-Gibran

SENIN, 29 JANUARI 2024 | 06:54 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Partai Demokrat dianggap tidak serius mendukung Capres-Cawapres Nomor Urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka karena Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) baru turun gunung.

"SBY belakangan ini baru turun gunung. Publik akan bertanya, Pak SBY ke mana saja?" kata Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (29/1).

Muslim mengatakan, sikap Presiden Keenam RI yang baru turun gunung di ujung pesta perhelatan demokrasi itu akan dianggap sebagai koalisi yang tidak serius.


"Atau ada kendala psikologis yang hambat SBY tidak bersikap memihak total ke 02? Kalau turun full dukung ke 02, takut 02 kalah. Kalau tidak ke 02, ke 01 sudah ditinggalkan. Sedangkan ke 03 tidak mungkin," terang Muslim.

Seharusnya kata Muslim, jika benar-benar serius mendukung Prabowo-Gibran, maka SBY dan jajaran Demokrat sejak awal memberikan dukungan terhadap Prabowo-Gibran, dapat segera all out mengkampanyekan program-program unggulan hingga memasang gambar Prabowo-Gibran di setiap spanduk para calegnya.

"Dengan sikap SBY seperti itu, jangan sampai publik akan anggap tokoh peragu sejati," pungkas Muslim.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya