Berita

Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Boling Indonesia masa bakti 2024-2028, Marsda (Purn), Agus Muhammad Baron (batik-tengah) usai dikukuhkan dalam Musornaslub di Grand Dafam Ancol, Sabtu (27/1)/Istimewa

Olahraga

Tak Hanya Sarana, Agus M Baron juga Fokus Pengembangan Pelatih Boling Berkualitas

MINGGU, 28 JANUARI 2024 | 22:08 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Membangun sarana boling center, terutama di daerah-daerah yang belum memiliki, memang jadi salah satu fokus Pengurus Besar Persatuan Boling Indonesia (PB PBI) di bawah kepemimpinan Marsda (Purn) Agus Muhammad Baron pada periode 2024-2028.

Namun, pembangunan sarana tanpa didukung oleh sumber daya manusia yang berkualitas, khususnya di sektor pelatih, jelas tidak akan bisa memberi hasil yang maksimal.

Untuk itulah, Agus M Baron sudah menyusun rencana pada masa baktinya di PB PBI untuk melaksanakan kegiatan pelatihan bagi para pelatih.


"Memang kita sudah punya rencana juga, kita akan coba melaksanakan kegiatan pelatihan sebagai pelatih. Jadi sebagai pelatih itu kan harus punya license. Nanti dilatih di DKI lalu disebar. Jadi dari Pengprov mengirimkan beberapa orang untuk dilatih di sini," ujar Baron, sapaan akrabnya, saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL di Ancol Bowling Center, Jakarta Utara, Sabtu (27/1).

Melalui rencana ini, diharapkan pemerataan atlet-atlet boling nasional bisa terwujud. Tak hanya muncul di beberapa daerah tertentu saja yang selama ini dikenal aktif menyumbang atlet boling bagi Indonesia.

"Itu salah satu cara saya untuk bisa lebih mengangkat potensi-potensi di daerah. Karena pelatih itu kan kita perlu ya. Pelatih yang bagus, yang memiliki lisensi pelatih itu perlu. Diakuilah di pelatih nasional. Itu yang juga akan saya rencanakan," demikian Agus Muhammad Baron.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya