Berita

Siti Atikoh Suprianti saat berkampanye di Kabupaten Jombang, Jawa Timur/RMOL

Politik

Ajak Warga Jombang Pilih Nomor 3, Atikoh: Ini Demi Indonesia, Bukan Ganjar-Mahfud!

MINGGU, 28 JANUARI 2024 | 21:20 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Siti Atikoh Suprianti, istri Capres Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo, menghadiri silaturahmi warga dan tokoh masyarakat se-Kabupaten Jombang, di Gudang New Sedulur Estu, Jalan A Yani, Kembang Tanjung, Bareng, Kecamatan Bareng, Minggu (28/1).

Kehadiran Atikoh disambut anggota DPR RI periode 2019-2024 sekaligus Wasekjen PDI Perjuangan, Sadarestuwati, yang sekaligus mendampingi Atikoh di lokasi.

Sama seperti kesempatan sebelumnya, pada saat pidato Atikoh menyebutkan sejumlah program kerakyatan pasangan Ganjar-Mahfud, mulai KTP Sakti, Satu Keluarga Miskin Satu Sarjana, Akses Internet Gratis, hingga Insentif bagi Kader Penggerak Posyandu.


Mantan wartawan itu juga mengajak warga Jombang, khususnya ibu-ibu, untuk bergerak ke TPS, sembari mengajak saudara-saudaranya untuk memilih Ganjar-Mahfud.

"Siap bergerak ya, datang ke TPS, itu yang pertama. Kemudian ajak teman dan saudara untuk pilih nomor tiga. Jangan lupa, lainnya diberitahu ya," tutur Atikoh.

Dia mengingatkan, 14 Februari merupakan momen penting bagi rakyat untuk menentukan masa depan Indonesia lima tahun ke depan, bukan demi kepentingan sendiri atau golongan.

"Saya ingin mengutip perkataan Mas Ganjar, bahwa ini bukan tentang Ganjar, ini bukan tentang Mahfud. Ini untuk Indonesia, karena satu hari di bulan Februari, yakni tanggal 14, akan menentukan arah ke mana Indonesia akan dibawa lima tahun mendatang," urainya.

Alumnus Universitas Gadjah Mada (UGM) itu juga mengajak rakyat tidak takut melawan segala tindak intimidasi dan bersedia melaporkan kasus kecurangan bila ditemukan.
 
"Jangan lupa juga, diawasi. Kita semua harus mencegah kecurangan-kecurangan di lapangan ya. Warga Jombang jangan takut intimidasi," pungkasnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya