Berita

Siti Atikoh Suprianti saat pidato pada konsolidasi dan kampanye simpatik Tim Pemenangan Daerah (TPD) Ganjar-Mahfud, di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Minggu siang (28/1)/RMOL

Politik

Atikoh Ganjar: Jika Ada yang Intimidasi, Tabrak!

MINGGU, 28 JANUARI 2024 | 16:00 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Istri Capres Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo, Siti Atikoh Suprianti, meminta relawan berani melawan jika ada pihak-pihak yang mencoba melakukan intimidasi.

Pernyataan itu disampaikan saat pidato pada konsolidasi dan kampanye simpatik Tim Pemenangan Daerah (TPD) Ganjar-Mahfud, di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Minggu siang (28/1).

Pesan itu disampaikan di hadapan ribuan pendukung, simpatisan dan warga.


"Ketika ada yang mencoba intimidasi, ketika ada orang yang coba menggunakan kekuasaan, ketika ada yang coba menakut-nakuti, masyarakat harus bergandengan tangan, tabrak saja itu!” tegasnya.

“Siap?" tanya Atikoh kepada relawan.

"Siap," jawab massa yang memadati lokasi.

Atikoh pun mengajak relawan terus melakukan sosialisasi visi-misi Ganjar-Mahfud, agar pintu kemenangan terbuka.

"Nyoblosnya sekali, pengaruhnya pada perjalanan kenegaraan lima tahun ke depan, sehingga inilah cara kita berjuang untuk bangsa dan negara, untuk anak cucu kita, agar mereka mendapat kehidupan lebih baik," urainya.

Atikoh juga mengingatkan, Ganjar-Mahfud telah menyiapkan program-program kerakyatan yang diyakini mampu meningkatkan taraf hidup rakyat Indonesia. Mulai dari KTP Sakti, Satu Keluarga Miskin Satu Sarjana, serta bantuan pemutihan utang bagi nelayan.

"Inilah ujung tombak kita terkait penanggulangan kemiskinan dan menjemput Indonesia emas. Tentu masih banyak yang lain sesuai kebutuhan, seperti untuk nelayan, petani, UMKM, untuk ibu, anak, lansia bahagia, itu ada semuanya," katanya.

"Gunakan hak pilih, ajak saudara-saudara, tetangga, teman, siapapun itu, untuk memilih Ganjar-Mahfud, dan ini saat paling tepat, kita bergandengan tangan, semua elemen masyarakat," tutupnya.

Kehadiran Atikoh di Nganjuk merupakan bagian dari rangkaian safari politik ke Jawa Timur sejak 24 Januari 2024.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya