Berita

Ketua THN Amin Jateng, Listyani SH, menyatakan telah menemukan ratusan ribu DPT bermasalah di 35 kabupaten dan kota se-Jawa Tengah, Sabtu (27/1)/RMOLJateng

Nusantara

Temukan 502 Ribu DPT Bermasalah, Tim Hukum Amin Jateng Serentak Lapor Bawaslu

MINGGU, 28 JANUARI 2024 | 05:56 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Jelang pemilihan presiden dan wakil presiden, Tim Hukum Nasional (THN) calon presiden-wakil presiden nomor urut 1, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Amin) Jawa Tengah justru menemukan ratusan ribu Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Jawa Tengah yang bermasalah.

Ketua Tim THN Amin Jateng, Listyani mengatakan, timnya menemukan ratusan ribu DPT bermasalah yang tersebar di 35 kabupaten dan kota se-Jawa Tengah.

"Kami menemukan 502.564 DPT bermasalah yang tersebar di Jawa Tengah, rencananya besok Senin kami akan laporkan temuan ini ke Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Jateng," kata Listyani usai konsolidasi Tim Hukum Nasional Amin di Sekretariat jalan Kanguru, Semarang, Sabtu (27/1).


Menurut Listyani, berdasar temuan timnya, DPT bermasalah itu jumlahnya banyak dengan berbagai alasan. Antara lain pemilih dengan usia yang masih di bawah 17 tahun, ada yang berumur 100 tahun, ada juga DPT yang hanya punya nama satu huruf.

"Semua temuan ini sedang kami data dan inventarisir untuk kami laporkan ke Bawaslu," imbuh Listyani, dikutip Kantor Berita RMOLJateng, Sabtu (27/1).

Dia menegaskan semua temuan THN Amin Jateng akan dilaporkan ke Bawaslu Provinsi, sedangkan tim hukum kabupaten dan kota akan melaporkan ke Bawaslu kota atau kabupaten.

"Kami akan serentak melaporkan temuan DPT bermasalah oleh THN Amin ke Bawaslu di masing-masing kota," kata Listyani.

Dia menambahkan, menjelang pilpres ini, THN Amin Jateng melakukan konsolidasi untuk mencermati adanya kecurangan dan penyimpangan yang merugikan pasangan Anies-Muhaimin.

"Kami akan mengawal dan mengantarkan pasangan Amin agar tidak dicurangi dan dijegal dalam Pilpres besok," tegasnya.

Untuk mengawasi pelaksanaan Pemilihan Presiden, kata Listyani, THN Amin sudah terbentuk di 35 kota dan kabupaten se-Jawa Tengah.

"Posko pengaduan THN Amin Jateng sudah lengkap berikut kepengurusan se-Jawa Tengah di 35 kota dan kabupaten siap selama 24 jam," tuturnya.

THN Amin menerima pengaduan, dan mengawal bila ada masalah yang merugikan tim pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar. Sejauh ini, THN Amin sudah menerima 150 laporan pelanggaran yang tersebar di 35 kota dan kabupaten.

"Untuk kota semuanya ada, merata dengan berbagai laporan seperti soal baliho yang dicopot, spanduk, dan laporan yang tidak ditanggapi oleh Bawaslu," ungkap Listyani.

"Beberapa laporan yang masuk ke Tim Hukum Amin misalnya seperti di Banyumas, sudah kami laporkan ke Bawaslu setempat tapi belum ada tanggapan sehingga kami akan menindak lanjuti dengan laporan ke Bawaslu provinsi," pungkas Listyani.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30

UPDATE

Ketua KNPI Merauke Ajak Generasi Muda Berkontribusi bagi Kemajuan Daerah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 04:19

Kedaulatan Teknologi Faktor Penting Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia

Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:55

PKS Desak Pemerintah Bersikap Proporsional Terkait MSCI

Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:25

Solusi Kasus Business Judgement Rule Sektor Perumahan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:57

Waka BRIN Pimpin Delegasi RI Perjuangkan Space Economic di Konferensi PBB

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:32

Pertamina Didorong Ambil Alih Proyek Migas Mangkrak Demi Genjot Produktivitas

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:12

KPK Endus Ada Kickback Vendor kepada Pejabat BNPB

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:59

Presiden PKS Wanti-wanti Bahaya AI sebagai Senjata Fitnah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:34

Masih Atur Waktu, KPK Bantah Ada Kendala dalam Pemanggilan Nusron

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:04

Polri Utamakan Pendekatan Humanis dan Edukatif Selama Operasi Patuh 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:42

Selengkapnya