Berita

Calon presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto hadir dalam acara bersama relawan Nderek Guru (Ndaru) bertajuk “Ndaru Bershalawat Bersama Seribu Ulama dan Sejuta Santri untuk Pemilu Damai" di Stadion Maulana Yusuf, Serang, Banten, Sabtu (27/1)/Istimewa

Politik

Serukan Pemilu Damai, Prabowo dan Ribuan Relawan Ndaru Habib Luthfi Bershalawat Bersama di Serang

MINGGU, 28 JANUARI 2024 | 04:17 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Calon presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto, hadir dalam acara bersama relawan Nderek Guru (Ndaru) bertajuk “Ndaru Bershalawat Bersama Seribu Ulama dan Sejuta Santri untuk Pemilu Damai" di Stadion Maulana Yusuf, Serang, Banten, Sabtu (27/1).

Kehadiran Prabowo di panggung acara langsung disambut oleh Habib Luthfi serta Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman. Ribuan warga Serang pun secara bersahutan meneriakkan nama Prabowo.

Prabowo yang merasakan semangat masyarakat Serang itu sontak melambaikan tangan ke arah ribuan massa.


"Saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Habib Luthfi bin Yahya dan semua anggota Ndaru. Terima kasih atas undangan yang diberikan kepada saya sore ini di Serang," kata Prabowo.

"Terima kasih saudara-saudara sudah hadir, berjam-jam dan sudah mau menunggu, walau hujan besar. Luar biasa Ndaru!" sambung Prabowo.

Pada kesempatan yang sama, Habib Luthfi kembali menegaskan dukungannya untuk Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka di Pilpres 2024.

"Jangan tanya Habib Luthfi kosong berapa, sudah jelas dengan Pak Prabowo, kok tanya. Percaya kan? Percaya tidak?" ujar dia memastikan.

Dukungan yang sama juga disampaikan oleh Dudung Abdurachman. Mantan KSAD ini pun turut mengajak masyarakat Serang untuk memilih Prabowo-Gibran pada Pilpres 2024.

"Di benak, kepalanya (Pak Prabowo) hanya bangsa dan negara. Tidak ada kepentingan pribadi, hanya kepentingan bangsa dan negara. Saya yakin itu, makanya saya maju demi mendukung Pak Prabowo. Hidup 02! Hidup 02! Hidup 02!" seru Dudung.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya