Berita

Sekretaris Jenderal Partai Gelora Mahfuz Sidik/Ist

Politik

Partai Gelora Dukung Jokowi Tidak Layani Kepentingan Israel

SABTU, 27 JANUARI 2024 | 22:59 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Langkah Presiden Joko Widodo melarang masuknya kapal milik Israel ke wilayah Indonesia, mendapat dukungan penuh Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia.

Pelarangan itu disampaikan Presiden Jokowi merespons adanya isu mengenai kapal dagang milik Israel, ZIM Trade yang akan berlabuh di sejumlah pelabuhan di Indonesia.

"Kita mendukung langkah Presiden Jokowi, yang ingin menegaskan bahwa pelabuhan-pelabuhan di Indonesia tidak akan digunakan untuk melayani kepentingan Israel," kata Sekretaris Jenderal Partai Gelora Mahfuz Sidik dalam keterangannya, Sabtu (27/1).


Sikap tersebut, menurutnya, memang sudah seharusnya ditunjukkan oleh Presiden Jokowi. Terlebih, posisi Indonesia memberikan dukungan penuh bagi kemerdekaan Palestina dan melawan penjajah zionis Israel.

Mahfuz menegaskan, dukungan yang disampaikan Indonesia untuk Palestina pada masa pemerintahan Presiden Jokowi, tidak hanya sekedar mengirimkan bantuan kemanusiaan saja.

Tetapi, lanjutnya, sudah dilakukan dengan pernyataan di forum PBB hingga terkini sikap dari Presiden Jokowi.

"Partai Gelora mengapresiasi sikap tegas Presiden Jokowi," tandasnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya