Berita

Mitsubishi Fuso berencana mengekspor truk listrik eCanter ke Hong Kong dan Singapura/Net

Otomotif

Isuzu dan Mitsubishi Siap Pasarkan Truk Listrik ke Asia Tenggara

SABTU, 27 JANUARI 2024 | 14:04 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Dua produsen mobil Jepang Isuzu Motors dan Mitsubishi Fuso Truck and Bus berupaya membangun pijakan di pasar kendaraan listrik yang sedang berkembang di Hong Kong dan Asia Tenggara lewat produk truk listrik.

Nikkei melaporkan Jumat (26/1), Mitsubishi Fuso akan mengekspor truk listrik kecil eCanter ke Hong Kong dan Singapura setelah memproduksinya di kota Kawasaki yang berada di prefektur Kanagawa, dekat Tokyo.

"Penjualan di Hong Kong akan dimulai segera pada bulan ini, sedangkan penjualan di Singapura akan dimulai pada tahun ini," lapor media tersebut.


Penjualan di Hong Kong akan ditangani oleh mitra lokal Universal Cars.  

Ini akan menjadi pertama kalinya Mitsubishi Fuso menjual kendaraan listrik komersial di Asia di luar Jepang. Perusahaan juga merencanakan penjualan di Indonesia dan Taiwan di masa depan.

Hong Kong bertujuan untuk mencapai emisi gas rumah kaca nol pada tahun 2050. eCanter memenuhi syarat untuk menerima subsidi pembelian yang dibuat oleh pemerintah untuk mempromosikan kendaraan listrik komersial.

Sementara itu, Isuzu berencana menginvestasikan 120 miliar yen (812 juta dolar AS) selama lima tahun ke depan untuk memproduksi truk pikap listrik di Thailand, memperbarui peralatan yang sudah tua sebelum memulai penjualan lokal pada awal tahun 2025. Mereka juga berencana mengekspor ke negara lain termasuk Norwegia.

Isuzu menguasai 50 persen pasar truk pickup Thailand, yang merupakan kendaraan populer di negara ini dan menyumbang sekitar 40 persen dari penjualan kendaraan.

Kendaraan listrik menyebar dengan cepat di Asia Tenggara, khususnya di Thailand.  

Menurut laporan firma riset MarkLines, penjualan kendaraan listrik pada bulan November di wilayah tersebut berjumlah 8.800 unit, meningkatkan pangsa penjualan mobil baru mereka menjadi sekitar 14 persen.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Kampus Demokrasi Obama

Selasa, 23 Juni 2026 | 05:54

Presiden Prabowo Kemudikan Kapal Indonesia Menuju Ekonomi Pancasila

Selasa, 23 Juni 2026 | 05:36

Merekonstruksi Ulang Konsolidasi Kebangsaan

Selasa, 23 Juni 2026 | 05:18

Keberadaan DSI Perlu Dievaluasi Ulang dalam Tata Niaga Sawit

Selasa, 23 Juni 2026 | 04:59

Usaha Jufriyah Terus Keruk Cuan Bersama BRI

Selasa, 23 Juni 2026 | 04:34

Perdamaian AS-Iran Tanpa Israel

Selasa, 23 Juni 2026 | 04:16

Turnamen Tenis Meja Masduki Cup 2026 Mengukir Asa Menuju Pentas Dunia

Selasa, 23 Juni 2026 | 03:55

BRI Consumer Expo 2026 Makassar Hadirkan Berbagai Solusi Finansial

Selasa, 23 Juni 2026 | 03:35

Koperasi Menjaga Keseimbangan

Selasa, 23 Juni 2026 | 03:15

Gaya Hidup Sehat dan Kebersamaan Harus jadi Kebutuhan

Selasa, 23 Juni 2026 | 02:55

Selengkapnya