Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

BNI Catat Laba Bersih Sebesar Rp20,9 Triliun pada 2023

SABTU, 27 JANUARI 2024 | 13:34 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

PT Bank Negara Indonesia (BNI) Tbk, mencatat laba bersih sebesar Rp20,9 triliun di sepanjang tahun 2023.

Angka tersebut menunjukkan pertumbuhan yang signifikan sebesar 14,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

"Laba bersih BNI pada tahun buku 2023 tercatat sebesar Rp20,9 triliun, atau tumbuh 14,2 persen yoy. Laba perusahaan anak berkontribusi Rp419,4 miliar dengan pertumbuhan 36,2 persen yoy," kata Direktur Keuangan BNI, Novita Widya Anggraini, dalam konferensi pers yang diselenggarakan pada Jumat (26/1).


Novita menekankan bahwa peningkatan laba bersih tersebut sejalan dengan kualitas aset yang terus membaik.

Perbaikan tersebut tercermin dalam penurunan rasio Non Performing Loan (NPL) dan rasio Loan at Risk (LaR). Hingga akhir 2023, rasio NPL berada pada level 2,14 persen, menunjukkan perbaikan dari 2,81 persen pada tahun 2022.

Begitu pula, rasio LaR pada tahun yang sama mencapai 12,9 persen, angka itu menunjukkan kinerja yang lebih baik dibandingkan dengan 16 persen pada tahun sebelumnya.

Di samping itu, BNI juga disebut memiliki pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) BNI sebesar 5,4 persen yoy, mencapai Rp810,73 triliun pada 2023. Sementara Rasio Current Account Savings Account (CASA) tetap stabil di posisi 71,2 persen.

"Pendapatan non-bunga (non-interest income) juga terus memberikan dorongan positif pada profitabilitas, dengan pencapaian satu tahun penuh sebesar Rp21,47 triliun atau tumbuh 6,6 persen," kata Novita.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya