Berita

Anggota DPD RI, Fahira Idris/Net

Politik

Senator Jakarta: Pemilih Muda Sekarang Cerdas, Tak Cuma jadi Objek Meraup Suara

SABTU, 27 JANUARI 2024 | 10:17 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pemilih muda mempunyai posisi tawar tinggi pada ajang Pemilu 2024 karena menjadi penentu seperti apa wajah Indonesia ke depan. Jika pemilih muda mengedepankan rasionalitas dalam memilih, maka Indonesia akan menjadi sebuah support system yang baik bagi kemajuan anak muda.

Namun, jika pemilih muda hanya mengandalkan emosional atau menentukan pilihan hanya berdasarkan kesukaan atau ketidaksukaan semata, maka masa depan Indonesia tidak akan pernah cerah.

Demikian disampaikan senator DKI Jakarta, Fahira Idris yang melihat ada pergeseran psikologis pemilih muda dari yang sebelumnya emosional menjadi pemilih rasional.
 

 
“Pemilih muda sudah cerdas membedakan mana calon yang membawa program substantif dan calon yang hanya sekadar gimmick," kata anggota DPD RI ini dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (27/1).

Pemilih muda, kata Fahira, cenderung sudah tidak mau lagi hanya dijadikan objek meraup suara. Mereka akan pilih calon wakil rakyat yang punya program substantif, seperti pendidikan, lapangan pekerjaan, biaya hidup, teknologi dan lingkungan.

Selain itu, anggapan bahwa pemilih muda terutama generasi Z lebih suka gimmick dan ahistoris tidak sepenuhnya berdasar. Kedekatan generasi Z dengan teknologi informasi dan internet telah mentransformasi mereka menjadi pemilih cerdas.

"Lewat internet juga mereka memahami jika ada calon baik itu calon anggota legislatif maupun capres/cawapres yang memanfaatkan algoritma media sosial untuk menebar gimmick, bukan program konkret," tandasnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Dasco Ungkap Target Closing RUU Ketenagakerjaan

Minggu, 07 Juni 2026 | 19:49

Ahmad Luthfi Minta Daerah Dilibatkan dalam Evaluasi MBG

Minggu, 07 Juni 2026 | 19:23

Pameran "Aku Arek Suroboyo" Kuak Sisi Lain Bung Karno yang Jarang Diketahui

Minggu, 07 Juni 2026 | 19:11

Usulan Natalius Pigai, Ikhtiar Hadirkan Polri Lebih Modern dan Adaptif

Minggu, 07 Juni 2026 | 18:53

Pajak, Kepercayaan dan Kontrak Sosial

Minggu, 07 Juni 2026 | 18:49

Jalur Titipan SPMB Masuk Pidana Korupsi, Mau Anak Pintar Kok Nyogok...

Minggu, 07 Juni 2026 | 18:23

Jurus Seribu Langkah Gagal, Eksekutor Jambret Jakbar Digulung!

Minggu, 07 Juni 2026 | 17:36

Ditolak Daerah, Mubes V Kosgoro 1957 Dianggap Cacat Prosedur

Minggu, 07 Juni 2026 | 17:32

Hari Lingkungan Hidup, Pertamina Gaspol Inovasi Sampah dan Tanam Pohon

Minggu, 07 Juni 2026 | 17:24

Ini Instruksi Khusus Prabowo ke Seskab Teddy Soal Sekolah Rakyat

Minggu, 07 Juni 2026 | 17:07

Selengkapnya