Berita

Presiden Partai Buruh Said Iqbal dalam rangkaian kampanye terbuka di Mimika, Papua Tengah pada Jumat (26/1)./Ist

Politik

Kampanye di Papua, Partai Buruh Soroti Ketimpangan Sosial yang Terjadi

SABTU, 27 JANUARI 2024 | 04:12 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Isu ketimpangan sosial rupanya masih melanda masyarakat Indonesia. Untuk itu perlu langkah tepat dalam mengikis persoalan tersebut.

Pesan itu yang digelorakan Presiden Partai Buruh Said Iqbal dalam rangkaian kampanye terbuka di Mimika, Papua Tengah pada Jumat (26/1).

“Kami berkomitmen untuk mengatasi permasalahan ekonomi yang telah lama membelah masyarakat kita, di mana kesenjangan antara kaya dan miskin semakin melebar,” ujar Said Iqbal.


Salah satu cara mengatasi ketimpangan dengan memberikan upah layak bagi kelas pekerja.

“Kami memahami pentingnya upah yang layak bagi setiap pekerja di Indonesia. Oleh karena itu, Partai Buruh akan memperjuangkan kenaikan upah sebesar 15 persen di seluruh negeri, termasuk di Papua, untuk menjamin kehidupan yang lebih baik bagi para buruh,” lanjut Said Iqbal

Kenaikan upah ini diharapkan dapat membantu memperkecil jarak antara warga kaya dan miskin, serta membawa keadilan sosial yang lebih besar di seluruh Indonesia.

Tak hanya soal upah, Partai Buruh juga berkomitmen untuk memberikan jaminan sosial mulai dari kebutuhan dasar seperti makanan, pendidikan, perumahan, air bersih, dan jaminan pengangguran.

"Kami percaya bahwa langkah-langkah ini esensial dalam membangun masyarakat yang lebih adil dan sejahtera," tandas Said Iqbal.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya