Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto/Net

Politik

Langkah Makro Penguatan Ekonomi Nasional Sudah On the Track

JUMAT, 26 JANUARI 2024 | 08:01 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Indonesia memiliki fondasi ekonomi kuat dan mampu menghadapi ketidakstabilan kondisi geopolitik dan ekonomi global saat ini.

Perekonomian Indonesia tumbuh positif 4,94 persen (yoy) atau 5,05 persen (ctc) pada kuartal ketiga 2023 dengan tingkat inflasi kisaran 3,0±1 persen, yakni sebesar 2,61 persen (yoy) pada bulan Desember 2023.

Bahkan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, kinerja ekspor mampu mencetak 258,82 miliar dolar AS sepanjang tahun 2023.


“Dengan demikian sebetulnya langkah-langkah makro Pemerintah Indonesia sudah berada dalam track yang benar. Demikian pula mengenai pendapatan per kapita kita, pasca Covid-19 ini kita masuk di upper middle income country lagi," kata Airlangga dalam keterangan tertulisnya, Jumat (26/1).

Lebih lanjut, Menko Airlangga juga menyinggung pembangunan proyek jangka panjang Giant Sea Wall (GSW) sebagai salah satu mesin utama ekonomi nasional. Perlindungan pesisir pulau Jawa, kata Airlangga, akan meningkatkan resiliensi baik secara ekonomi maupun keamanan.

"Nah, salah satunya ada Pelabuhan Patimban yang punya potensi sangat membantu di kawasan utara bagian barat. Terutama untuk industri otomotif dan manufaktur," tutupnya.

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Modal Asing Keluar Rp7,71 Triliun, BI Catat Tekanan di SBN pada Pertengahan Januari 2026

Jumat, 16 Januari 2026 | 08:05

Dolar AS Menguat ke Level Tertinggi Enam Pekan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:56

Kejauhan Mengaitkan Isu Ijazah Jokowi dengan SBY–AHY

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:48

RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Menyandera Lawan Politik

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:40

Jenazah 32 Tentara Kuba Korban Serangan AS di Venezuela Dipulangkan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:33

Bursa Eropa: Efek Demam AI Sektor Teknologi Capai Level Tertinggi

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:16

Emas Tak Lagi Memanas, Tertekan Data Tenaga Kerja AS dan Sikap Moderat Trump

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:06

Wajah Ideal Desa 2045

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:50

TPU Tegal Alur Tak Tersangkut Lahan Bersengketa

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:23

Kemenkes Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Robotik Medis

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:04

Selengkapnya