Berita

Calon Wakil Presiden (Cawapres) Nomor Urut 3 sekaligus Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD/Ist

Politik

Agar Tak Jadi Duri Dalam Daging, Mahfud MD Harus Mundur dari Kabinet

KAMIS, 25 JANUARI 2024 | 07:31 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Agar tidak menjadi duri di dalam daging pemerintahan Joko Widodo, Calon Wakil Presiden (Cawapres) Nomor Urut 3, Mahfud MD diminta untuk segera mengundurkan diri dari jabatan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam).

"Saya melihat Mahfud MD masih seperti sayang dengan jabatannya sebagai Menko Polhukam, karena tidak memutuskan dengan cepat dan seperti ragu-ragu terkait pengunduran diri yang bersangkutan," kata Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (25/1).

Saiful mengatakan, semestinya Mahfud sejak awal menentukan mundur atau tidak dari kabinet Jokowi. Karena jika ragu, akan memperburuk statusnya.


"Publik akan menilai apa sesungguhnya yang menjadi tujuan dari Mahfud untuk mundur, apakah karena memang sudah tidak sejalan dengan Jokowi, atau yang bersangkutan tidak leluasa dalam berkomentar di depan publik," terang Saiful.

Selain itu, kata akademisi Universitas Sahid Jakarta ini, posisi Mahfud juga tidak jelas. Di satu sisi masih sebagai kabinet Jokowi, namun justru seperti ingin menjatuhkan wibawa presiden dengan berbagai macam pernyataan yang bersebrangan dengan Jokowi.

Bahkan, isu pemakzulan Jokowi yang seolah diberikan ruang oleh Mahfud juga menjadi dilema besar.

"Maka mestinya segera melakukan pilihan meskipun sudah terlambat, namun daripada tidak, seharusnya dipercepat, karena jika tidak maka bisa dikatakan akan menjadi duri dalam daging pemerintahan Jokowi," pungkas Saiful.



Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya