Berita

Komunikolog politik dan hukum nasional, Tamil Selvan alias Kang Tamil/Ist

Politik

Mahfud MD akan Keluar dari Kabinet, Kang Tamil: Biar Nggak Segan Kasih "Pelajaran" ke Anak Jokowi

KAMIS, 25 JANUARI 2024 | 06:07 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Rencana Calon Wakil Presiden (Cawapres) Nomor Urut 3, Mahfud MD, keluar dari Kabinet Joko Widodo dengan meninggalkan jabatan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), bertujuan agar tidak merasa bersalah dengan pimpinannya ketika hendak memberikan "pelajaran" kepada Cawapres Nomor Urut 2, Gibran Rakabuming Raka soal etika.

Hal itu disampaikan komunikolog politik dan hukum nasional, Tamil Selvan alias Kang Tamil menanggapi rencana Mahfud MD mengundurkan diri dari jabatan Menko Polhukam pada waktu yang tepat.

"Pada debat cawapres terakhir itu, Gibran ini benar-benar tidak menunjukkan etika. Jadi kalau kita lihat pada debat capres, Anies tidak menunjukkan etika, pada debat cawapres kemarin, Gibran sama sekali tidak beretika. Nah pertanyaannya kan simpel, apa bedanya Gibran dengan Anies?" kata Kang Tamil kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (24/1).


Namun demikian, kata Kang Tamil, Mahfud MD dan Cawapres Nomor Urut 1, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin masih menaruh hormat kepada Presiden Jokowi. Sehingga Mahfud masih memakai tata krama dengan tidak menyerang Gibran saat debat cawapres beberapa hari lalu.

"Apalagi Pak Mahfud MD yang boleh kita katakan sebagai tim pembantu Pak Jokowi di kabinet. Sehingga apa? Bukan nggak bisa seorang Mahfud MD sikat anak kecil ini, tapi ada timbang-timbang yang dilihat oleh Pak Mahfud, ada toto kromo gitu lho," terang Kang Tamil.

"Makanya saya lihat, saya bilang, ini Gibran ini orang Jawa apa bukan sih? Kalo orang Jawa, itu mesti ngerti tata krama, ya kan? Toto kromo itu dijaga. Nah Pak Mahfud itu menjaga toto kromo itu dengan tidak menyanggah anak kecil ini ketika berdebat," sambung Kang Tamil.

Hal itu kata Kang Tamil, Mahfud MD masih segan dengan Jokowi sebagai pimpinannya di kabinet, bukan karena Jokowi merupakan seorang presiden maupun orang tuanya Gibran.

"Nah maka kalau hari ini Pak Mahfud katakan, 'ya saya siap untuk keluar dari kabinet', ya kira-kira agar besok kalau kemudian melanggar etika yang keterlaluan oleh anak kecil ini, itu kemudian diberikan pelajaran oleh orang yang lebih senior seperti Pak Mahfud, Pak Mahfud tidak merasa bersalah kepada pimpinannya," pungkas Kang Tamil.


Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya