Berita

Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2024, AKBP Bayu Suseno/Net

Presisi

Polisi Pastikan Lima Orang KST Intan Jaya Tewas Tertembak

RABU, 24 JANUARI 2024 | 18:17 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Pasukan gabungan TNI-Polri menembak tewas lima anggota Kelompok Separatis Teroris (KST) di Kabupaten Intan Jaya, Papua, Minggu (21/1).

Kaops Damai Cartenz-2024, Kombes Faizal Ramadhani, mengungkapkan bahwa informasi terbaru menunjukkan bahwa sebelumnya dilaporkan terdapat 3 anggota KST yang tewas dalam kontak tembak.

Namun, kata dia, setelah pemeriksaan lebih lanjut, ternyata jumlah korban tewas mencapai 4 orang.


"Adapun identitas KST yang tewas yakni, Oni Kobagau, Jaringan Belau, Agustia, dan Ones," kata Faizal dalam keterangan tertulis yang diterima Rabu (24/1).

Senada dengan hal tersebut, Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2024, AKBP Bayu Suseno, melaporkan kejadian terbaru, Selasa (23/1) sekitar pukul 09.30 WIT.

Awalnya, Satgas Gakkum ODC-2024 akan mendarat di Intan Jaya, pesawat ditembaki oleh KST sampai dengan pesawat mendarat.

"Setelah pesawat mendarat kami mendapat bantuan dari Pos Perimeter TNI Yon 330/TD. Diduga tembakan berasal arah dari gereja Katolik Santo Misael, Bilogai," kata Bayu.

Aparat keamanan dari Pos Perimeter TNI Yonif 330/TD meresponsnya dengan melakukan serangan balasan terhadap aksi KST tersebut.

"Hasil pantauan drone menunjukkan bahwa satu anggota KST, bernama Melkias Maisani, tewas dalam serangan tersebut, baik jenazah maupun senjata api yang digunakan telah dibawa kabur oleh rekan KST lainnya," kata Bayu.

Peristiwa ini menunjukkan upaya keras pasukan keamanan dalam menanggapi serangan dari kelompok bersenjata yang terus mengancam keamanan di wilayah Intan Jaya.

"Pihak berwenang terus mengintensifkan upaya untuk menangani situasi keamanan di daerah tersebut, sambil terus memantau perkembangan dan memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat," pungkasnya.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Kalah di PN Jakpus, Penggugat PPP Subadri-Toni Dihukum Bayar Biaya Perkara

Senin, 03 Agustus 2026 | 22:10

Prabowo Terima Medali Kehormatan dari Angkatan Bersenjata Tailan

Senin, 03 Agustus 2026 | 21:34

Buru Aset TPPU Febrie Adriansyah, Tim 9 Geledah Kantor Don Ritto hingga Rumah Nurman Herin

Senin, 03 Agustus 2026 | 21:30

Prabowo dan PM Tailan Bidik Nilai Perdagangan Rp359 Triliun dalam Lima Tahun

Senin, 03 Agustus 2026 | 21:20

Ini Enam Perkara yang Dihentikan KPK

Senin, 03 Agustus 2026 | 21:10

Petingginya Diperiksa Kejati DKI, Peran AFPI Disorot

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:52

Indonesia-Tailan Sepakat Kembangkan TRM untuk Perangi Kejahatan Transnasional

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:49

Bawaslu Fokus Tingkatkan SDM Hadapi Tantangan Digital

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:38

Prabowo Kenang Masa Muda Bersama Raja Tailan Saat Sambut PM Anutin

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:30

Prabowo Dukung PPHN Jadi Pedoman Lintas Pemerintahan

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya