Berita

Deklarasi Balai Dewan Pakar bersama para relawan pendukung Prabowo-Gibran di Jakarta/Ist

Politik

Maksi Gratis Akan Berdayakan UMKM, RMPG: Sejalan Aspirasi Rakyat Kecil

RABU, 24 JANUARI 2024 | 15:14 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Program makan siang gratis adalah program unggulan pasangan calon nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka yang benar-benar baru untuk memberdayakan pelaku UMKM.

Begitu dikatakan anggota Dewan Pengarah TKM Prabowo-Gibran, Hashim Sujono Djojohadikusumo dalam acara deklarasi Balai Dewan Pakar bersama para relawan pendukung Prabowo-Gibran di Jakarta.

"Saya tegaskan bahwa program ini untuk berdayakan UMKM, ciptakan 1,8 juta lapangan kerja baru, konglomerat seperti saya tidak boleh ikut program makan siang gratis," ujar Hashim dalam keterangan tertulis, Rabu (24/1).


Hashim meramalkan program dengan nilai investasi Rp450 triliun atau 2 persen dari GDP tersebut akan menumbuhkan perekonomian dari 5 menjadi 8 persen.

"Pertumbuhan ekonomi 8 persen tentu akan menarik investor luar negeri untuk mengalirkan uangnya ke Indonesia," kata Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra itu.

Investasi besar tersebut, katanya, akan dimanfaatkan Pemerintahan Prabowo-Gibran nanti untuk membangun 1 juta rumah di perkotaan tiap tahunnya, dan 2 juta rumah di pedesaan.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Relawan Muda Prabowo-Gibran (RMPG) Hanief Adrian yang hadir dalam deklarasi itu, mengaku sangat antusias dengan janji program Prabowo-Gibran.

Kata dia, program yang disampaikan Hashim, adalah satu aspirasi sebagai dorongan besar untuk pertumbuhan ekonomi yang dimulai dengan pemerataan pembangunan di desa.

"Rakyat kecil akan dapat manfaat dari program big push seperti maksi gratis, tidak hanya peningkatan lapangan kerja tetapi juga pembangunan perumahan di pedesaan," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya