Berita

Co-Kapten Timnas Amin, Sudirman Said/RMOL

Politik

Lokasi Desak Anies Mendadak Pindah, Timnas Amin Singgung Netralitas Jokowi

SELASA, 23 JANUARI 2024 | 20:22 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Co-Kapten Timnas Amin, Sudirman Said, buka suara terkait izin acara Desak Anies di Yogyakarta yang mengalami pembatalan secara mendadak.

Menurut dia, kejadian itu buntut dari sikap cawe-cawe Presiden Joko Widodo alias Jokowi, yang kemudian diikuti jajaran di bawahnya.

"Karena Pemilu ini mulainya dengan satu sinyal yang tidak netral, yaitu ketika seorang kepala negara yang seharusnya melindungi seluruh warganya untuk berpartisipasi dengan obyektif, ternyata berpihak," kata Sudirman, di Rumah Perubahan Jalan Brawijaya X, Jakarta Selatan, Selasa (23/1).


Meski begitu, mantan Menteri ESDM itu tetap berprasangka baik dan berharap pelaksanaan Pemilu 2024 bisa berjalan dengan semestinya, tanpa ada intervensi dari pihak tertentu.

Namun semua itu bisa terlaksana bila pimpinan tertinggi negara juga bisa menjaga netralitas, bukan justru menunjukkan keberpihakannya secara terang-terangan.

"Kmii mengimbau kepada pimpinan tertinggi negara, agar semakin hari semakin memberikan signal netral, bukan sebaliknya, karena semua yang berjalan di lapangan tergantung call dari pemimpinnya," kata Sudirman.

Acara Desak Anies yang dihadiri Calon Presiden Nomor Urut 1, Anies Baswedan, di Yogyakarta, mendapat kendala. Izin lokasi tiba-tiba dibatalkan pihak pengelola.

Meski begitu acara tetap terselenggara, dengan berpindah lokasi dari semula Museum Diponegoro Sasana Wiratama, ke Rocket Convention Hall, Sleman, Yogyakarta.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya