Berita

Rocky Gerung (kanan) di Istanbul, Turki, pada Selasa (23/1)/Repro

Politik

Kritik Situasi Nasional, Rocky Gerung: Solusinya Makzulkan Jokowi!

SELASA, 23 JANUARI 2024 | 16:52 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Solusi akademis atas sejumlah persoalan yang terjadi belakangan ini adalah pemakzulan atau impeachment Presiden Joko Widodo (Jokowi) dari tampuk kekuasaan.  

Hal itu disampaikan Pengamat Politik dari Universitas Indonesia (UI) Rocky Gerung saat menjadi pembicara dalam sebuah seminar di hadapan Mahasiswa Indonesia yang berada di Istanbul, Turki, pada Selasa (23/1).

“Tapi okelah menurut kajian akademis solusinya adalah makzulkan Jokowi atau impeachment turunkan Jokowi ganti kabinet. Lho jangan begitu dong? Lho kalau begitu apa yang anda mau?” kata Rocky.


Rocky mengurai bahwa fungsi dari pikiran adalah memberikan kritik. Sehingga, jika ada yang mempersoalkan kritik harus disertai solusi adalah keliru.

“Kritik artinya membangun membongkar mengurai. Apa fungsi pikiran? Fungsi pikiran adalah memberikan kritik, dasarnya itu,” bebernya.

Atas dasar itu, sebagai insan akademik, Rocky mempunyai solusi untuk menyelesaikan persoalan yang menimpa bangsa Indonesia saat ini. Yaitu tumbangkan pucuk pimpinan negara dalam hal ini Presiden Jokowi dan copot para menterinya di kabinet.

“Kita sebagai intelektual, saya sebagai dosen mengkritik untuk menerangkan ada yang gak beres. Pak Rocky punya solusi dong? Kurang ajar saya gaji menteri-menteri dan presiden saya suruh nyari solusi lagi. Kan kita bayar pajak suruh nyari solusi?” ungkap dia.

“Justru kita bayar pajak supaya kita bisa ongkang-ongkang kaki dan kabinet itu yang bekerja dengan kita, bukan kita yang mengasih mereka terus ya,” tegasnya.

“Menurut kajian akademis solusinya adalah makzulkan Jokowi atau impeachment turunkan Jokowi ganti kabinet,” tandas Rocky.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya