Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Transaksi E-Commerce Tembus Rp453 Triliun di 2023

SELASA, 23 JANUARI 2024 | 09:35 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Nilai transaksi e-commerce sepanjang 2023 tercatat mencapai Rp453,75 triliun.

Dalam laporan yang dikeluarkan Bank Indonesia (BI), realisasi tersebut lebih rendah dari target yang ditetapkan BI sebesar Rp474 triliun dan lebih rendah dari realisasi 2022 Rp476,3 triliun.

Namun, berdasarkan volume transaksi, Deputi Gubernur BI, Filianingsih Hendarta, melaporkan nilai transaksi mencapai 3,71 miliar. Angka tersebut meningkat dibandingkan dengan realisasi pada tahun 2022 yang sebesar 3,49 miliar.


“Secara nominal (e-commerce) mencapai Rp453,75 triliun, in term of volume itu mencapai 3,71 miliar. Nah jadi ini trennya memang meningkat terus gitu, karena memang ada perubahan behavior daripada masyarakat,” ujar Fili dalam konferensi pers Rapat Dewan Gubernur, dikutip Senin (22/1).

Merespons hal tersebut, Gubernur BI, Perry Warjiyo, mengatakan bahwa BI akan terus mengakselerasi transaksi digital.

Menurutnya, transaksi e-commerce turut menekan laju inflasi, karena memicu kompetisi harga, terlebih dominasi penduduk Indonesia merupakan generasi milenial yang melek digital.

“Kompetisi harga ini yang terus menurunkan inflasi. Khususnya inflasi inti. Sekarang 70 persen penduduk Indonesia adalah milenial. Jika tiap tahun naik 2 persen dan dalam 5 tahun kedepan mayoritas penduduk milenial,” kata Perry.

Seperti diketahui, nilai transaksi digital banking tercatat sebesar Rp58.478,24 triliun atau tumbuh sebesar 13,48 persen yoy.

Sementara nilai transaksi Uang Elektronik (UE) meningkat 43,45 persen yoy, sehingga mencapai Rp835,84 triliun.

Kemudian, mominal transaksi QRIS tercatat tumbuh 130,01 persen yoy dan mencapai Rp229,96 triliun, dengan jumlah pengguna 45,78 juta dan jumlah merchant 30,41 juta yang sebagian besar merupakan UMKM.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

Bursa Asia Awali November di Zona Merah

Senin, 02 November 2026 | 08:21

Laba Samindo Resources Melonjak 53 Persen, Efisiensi Biaya Jadi Penopang

Senin, 02 November 2026 | 07:55

Jet Pribadi Jatuh dan Meledak Dekat Permukiman, Sembilan Orang Tewas

Senin, 02 November 2026 | 07:40

Dituding Manipulasi Suara, Ketua KPU India Didesak Mundur

Senin, 02 November 2026 | 07:20

OJK: Tak Ada Dua Sanksi untuk Satu Pelanggaran di Pasar Modal

Senin, 02 November 2026 | 07:06

Polda Metro Tak Cukup Minta Maaf soal “Mahasewa Bayaran”

Senin, 02 November 2026 | 06:40

Kelurahan Berperan Besar Menuju Jakarta Kota Global

Senin, 02 November 2026 | 06:36

Potensi Pasar Asuransi Syariah RI Masih Besar

Senin, 02 November 2026 | 06:00

PPP NTB Protes Mardiono Asal Pecat Pengurus

Senin, 02 November 2026 | 05:39

Ketika Syarat Konstitusional Wapres Dipersoalkan

Senin, 02 November 2026 | 05:26

Selengkapnya