Berita

Keluarga Besar Alumni Komisi Pemilihan Umum (KBA KPU) seluruh Indonesia saat menyatakan dukungan untuk Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka/Net

Politik

Tidak Berpihak, Alumni KPU Tegaskan Netral di Pilpres 2024

SENIN, 22 JANUARI 2024 | 18:55 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Keluarga Besar Alumni Komisi Pemilihan Umum (KBA KPU) seluruh Indonesia menegaskan tidak berpihak pada paslon tertentu pada gelaran Pilpres 2024.

Begitu ditegaskan Sekretaris Jenderal KBA KPU Andi Nurpati menyikapi pemberitaan elemen KBA KPU yang memberikan dukungan pada paslon 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

"Kami sampaikan klarifikasi dan penjelasan bahwa organisasi KBA KPU tidak pernah memberikan pernyataan mendukung paslon capres tertentu," ujar Andi Nurpati dalam keterangan tertulis, Senin (22/1).


Kata Andi, KBA KPU berkomitmen untuk mengawal proses demokrasi agar berjalan dengan baik.

Dia menekankan, jika ada alumni KPU yang menyatakan dukungan pada paslon tertentu, hal itu adalah sikap personal bukan atas nama organisasi.

"Jika ada person-person mantan KPU yang memberikan dukungan capres tertentu itu bukan atas nama  organisasi KBA KPU," tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, Paslon 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka mendapatkan dukungan dari KBA KPU seluruh Indonesia yang tergabung dalam Relawan Nasional TPS Prabowo-Gibran.

Mereka mendeklarasikan dukungan ke Prabowo-Gibran di halaman rumah Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Minggu (20/1).

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya