Berita

Surat suara Pilpres 2024 (dok. KPU)

Politik

SURVEI ISC

Prabowo-Gibran 52%, Anies-Muhaimin 21,7%, Ganjar-Mahfud 18,7%

SENIN, 22 JANUARI 2024 | 15:45 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Lembaga survei makin rajin merilis hasil sigi elektabilitas capres-cawapres jelang hari pencoblosan 24 Februari 2024. Terbaru, Indonesia Survey Center atau ISC merilis survei terkini terkait elektabilitas tiga pasangan calon.

ISC memotret elektabilitas pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming mengungguli Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan Ganjar Pranowo-Mahfud Md.

"Prabowo Gibran 52 persen. Kalau dikatakan satu putaran berpeluang besar satu putaran," kata Peneliti senior ISC, Chairul Pane, Senin (22/1).


Urutan dua ditempati Anies-Muhaimin dengan elektabilitas 21,7%. Pasangan capres-cawapres nomor urut 1 itu menyalip pasangan Ganjar-Mahfud Md yang dalam simulasi tiga pasangan mendapat elektabilitas 18,1%.

"Anies-Muhaimin posisi kedua melampaui pasangan Ganjar-Mahfud. Sementara tidak tahu/tidak jawab 8,2 persen," katanya.

Chairul menjelaskan kriteria responden survei yakni WNI berusia 17 tahun ke atas atau yang sudah memiliki KTP dan menikah. Jumlah sampelnya sebanyak 1.670 responden.

Sebaran sampel dalam survei yakni 34 provinsi. Margin of error survei sebesar +/-2,4% dengan tingkat kepercayaan 95%. Waktu pengumpulan data 11-19 Januari 2024 atau setelah debat ketiga Pilpres 2024.

Teknik pencuplikan sampling random digit dailing atau pembangkitan nomor telepon seluler secara random..



Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya