Berita

Cawapres Nomor Urut 1, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin/RMOL

Politik

DEBAT PILPRES 2024

Cak Imin sebut Eksplorasi Nikel Ugal-ugalan

MINGGU, 21 JANUARI 2024 | 22:33 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Gagasan Cawapres Nomor Urut 2, Gibran Rakabuming Raka terkait pengelolaan sumber daya alam (SDA) disepakati Cawapres Nomor Urut 1, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, dalam acara debat keempat malam ini.

Pendamping Capres Nomor Urut 1, Anies Baswedan mengutarakan hal tersebut dalam segmen tanya jawab.

"Saya setuju bahwa potensi sumber daya alam kita harus terus kita promosikan," ujar Cak Imin di panggung debat di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (21/1).


Meski menyepakati pengelolaan SDA mesti dilakukan secara terus menerus, namun Cak Imin memberikan catatan kritis terhadap kebijakan pengelolaan SDA lewat program hilirisasi.

Sebagai contoh, Cak Imin yang masih aktif menjabat Wakil Ketua DPR RI itu menyebutkan, pengelolaan komoditas nikel yang dilakukan pemerintah tidak tepat.

"Tetapi harus dicatat, gara-gara kita mengeksplorasi nikel ugal-ugalan, lalu hilirisasi tanpa mempertimbangkan ekologi, mempertimbangkan sosialnya, kita diabaikan. Malah hanya tenaga asing dan juga yang terjadi korban kecelakaan," kata Cak Imin.

Di sisi lain, Cak Imin juga mempersoalkan pendapatan negara dari pengelolaan nikel juga sangat kecil. Padahal, menurutnya, nikel berlebih produksinya, tetapi bukan harga tawar kota yang naik malah jadi korban kebijakan.

"Sementara kita masa depannya jadi tidak jelas. Di sisi lain kita mengorbankan lingkungan dan sosial kita, sekaligus keuntungan yang sangat terbatas bagi negara," demikian Cak Imin.



Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Purbaya Siapkan Sanksi bagi Importir Buntut Kontainer Menumpuk

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:21

Kebakaran Rumah di Palmerah, 17 Unit dan 85 Personel Damkar Dikerahkan

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:05

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Widiyanti Putri Wardhana dan Nusron Wahid Layak Direshuffle

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:38

Kompetisi Ketapel Antar ASN

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:19

Buzzer Jokowi Jangan Dulu Pesta, P21 Bukan Vonis Pengadilan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:00

Investor Asing Laporkan Dugaan Penyalahgunaan Dana Proyek Marina Bay City ke Polda Bali

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:48

Kritik Rocky Gerung, Gumarang: Menteri Keuangan Bukan Sekadar Kasir

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:27

State-Driven Economy untuk Hentikan Ketimpangan dan Ketergantungan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:57

Puluhan Miliar Dana Investasi Dipersoalkan, Siapa Bertanggung Jawab di Marina Bay City?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:33

Selengkapnya