Berita

Mahfud MD/Repro

Politik

DEBAT PILPRES 2024

Mahfud Minta Persetujuan Cak Imin bahwa Pemerintah Gagal Hentikan Kerusakan Hutan

MINGGU, 21 JANUARI 2024 | 21:49 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Calon Wakil Presiden nomor urut 3, Mahfud MD, mengatakan bahwa Pemerintah Indonesia saat ini gagal menghentikan kerusakan hutan dan juga food estate sesuai dengan penilaian Walhi dan Green Peace.  

Ia kemudian bertanya sekaligus meminta persetujuan dari Cawapres Muhaimin Iskandar (Cak Imin) tetang pernyataannya itu. Ia merujuk pada pertanyaan Presiden Joko Widodo saat Debat Capres tahun 2014.

"Pak Muhaimin, cawapres yang terhormat. Pada tahun 2014 kita berada di posisi yang beda. Saya jadi ketua tim Prabowo dan Pak Imin di tim Pak Jokowi. Ada pertanyaan dari Pak Jokowi pada (saat Debat Capres) tanggal 5 Juli 2014 ke Pak Prabowo. Pertanyaan gini, Pak Prabowo saat ini kita dihadapkan bencana ekologis yang disebabkan oleh kerusakan hutan, laju penggundulan hutan di Indonesia jadi yang tertinggi di dunia," ujar Mahfud, saat Debat Cawapres 2024 di JCC Senayan, Jakarta, Minggu (21/1).


"Nah, saat ini situasinya sama dengan tahun 2014 seperti yang kita diskusikan sejak tadi. Apakah Pak Muhaimin setuju bahwa kita telah gagal menghentikan kerusakan hutan dan juga food estate sesuai dengan penilaian Walhi dan Green Peace?" lanjut Mahfud kepada Cak Imin.

Cak Imin pun menjawab, ia setuju dengan Mahfud bahwa tidak ada keseriusan dari pemerintahan saat ini terhadap kondisi ekologi di Indonesia.

"Saya setuju dengan Pak Mahfud tidak ada keseriusan dan kesungguhan untuk itu bahkan menyediakan pangan nasional saja tidak melibatkan petani, malah melakukan penggundulan hutan dan gagal lagi karena tidak melibatkan masyarakat adat setempat, petani dan merusak keanekaragaman hayati kita," jawab Cak Imin.

Ia pun menyampaikan dengan tegas bahwa ia akan  melakukan pembangunan yang berbasis keberlanjutan. Prinsipnya keadilan ekologi. Menurutnya, jangan pernah keadilan ekologi tidak terlaksana.

Kemudian keadilan iklim dan keadilan antar generasi.

"Komitmen ini termasuk keadilan agraria sosial tidak dijalankan karena tidak ada komitmen dan kesungguhan konstitusi. Sudah ada anggaran, punya UU juga banyak... Sekali lagi, komitmen dan sungguh-sungguh dan tidak abai pada tugas pemerintah. Sehingga ketika AMIN dipercaya, kesungguhan komitmen untuk melaksanakan konstitusi dengan sungguh-sungguh berpihak pada rakyat dan lingkungan bukan investor atau pengusaha," tutup Cak Imin.

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Modal Asing Keluar Rp7,71 Triliun, BI Catat Tekanan di SBN pada Pertengahan Januari 2026

Jumat, 16 Januari 2026 | 08:05

Dolar AS Menguat ke Level Tertinggi Enam Pekan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:56

Kejauhan Mengaitkan Isu Ijazah Jokowi dengan SBY–AHY

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:48

RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Menyandera Lawan Politik

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:40

Jenazah 32 Tentara Kuba Korban Serangan AS di Venezuela Dipulangkan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:33

Bursa Eropa: Efek Demam AI Sektor Teknologi Capai Level Tertinggi

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:16

Emas Tak Lagi Memanas, Tertekan Data Tenaga Kerja AS dan Sikap Moderat Trump

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:06

Wajah Ideal Desa 2045

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:50

TPU Tegal Alur Tak Tersangkut Lahan Bersengketa

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:23

Kemenkes Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Robotik Medis

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:04

Selengkapnya