Berita

Tangkapan layar hasil suvei/Rep

Politik

Charta Politika: Elektabilitas Prabowo-Gibran 42,2 Persen

MINGGU, 21 JANUARI 2024 | 16:31 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Lembaga survei Charta Politika mengungkap, pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Nomor Urut 2, Prabowo-Gibran, berada di peringkat pertama, disusul Ganjar-Mahfud dan Anies-Muhaimin.

Ekspose hasil survei terkait elektabilitas pasangan calon presiden dan wakil presiden periode Januari 2024 itu digelar secara virtual, Minggu (21/1).

Peneliti Utama Charta Politika, Nahrudin, menyampaikan, Pasangan Prabowo-Gibran berada di peringkat pertama dengan 42,2 persen. Di posisi kedua Ganjar-Mahfud di angka 28,0 persen, dan Anies-Muhaimin 26,7 persen.


"Lalu ada yang tidak tahu dan tidak menjawab, jumlahnya 3,1 persen," katanya.

Survei dilakukan dengan cara wawancara tatap muka (face to face interview), dengan metode sampling multistage random sampling.

Jumlah sampel 1.220 responden, margin of error 2.82 persen. Kriteria responden, minimal berusia 17 tahun atau sudah memenuhi syarat memilih.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya