Berita

Tangkapan layar debat perdana cawapres/Rep

Politik

Guru Besar Pertanian Minta 3 Cawapres Fokus pada 6 Isu Ini

MINGGU, 21 JANUARI 2024 | 14:17 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Guru Besar Ilmu Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Lampung Prof. Bustanul Arifin meminta ketiga kandidat cawapres fokus pada enam isu pertanian penting pada debat keempat cawapres nanti malam, Minggu (21/1).

Pertama, kata Prof Bustanul Arifin, soal fokus pada strategi pertanian berkelanjutan melalui perubahan teknologi, pertanian organik, pola tanam ramah lingkungan, peningkatan pendapatan.

"Produk pangan menjadi lebih bergizi, berkualitas dan menyehatkan badan," ujar Prof Bustanul Arifin kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (21/1).


Yang kedua, lanjutnya, tiga kandidat cawapres mampu memiliki inisiatif pembangunan pertanian berkelanjutan selama ini banyak berbasis masyarakat, kampus, bisnis; tidak terlalu banyak inisiatif dari Pemerintah.

"Ketiga, integrasi strategi pembangunan pertanian tangguh, climate-smart agriculture (CSA) dengan pertanian organik, pertanian presisi, adaptasi perubahan iklim," imbuhnya.

Keempat, titik temu dan sinergi harus dibangun yakni Reforma sistem input pertanian, subsidi pupuk langsung petani dan roadmap pengembangan pupuk organik.

Kelima, pilihan pada fokus penyehatan tanah (soil health) melalui pola tanam ramah lingkungan, strategi demand-driven untuk menjamin produk pertanian organik.

Terakhir, investasi modal manusia melalui trisula pendidikan, pelatihan, penyuluhan pertanian secara sistematis membangun masa depan pertanian berkelanjutan.

Pihaknya berharap ketiga cawapres mampu menjawab tantangan pangan ke depan.

"Saya berharap agar masalah pangan dan pertanian ini serius diperhatikan oleh ketiga cawapres," demikian Prof Bustanul Arifin.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Purbaya Siapkan Sanksi bagi Importir Buntut Kontainer Menumpuk

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:21

Kebakaran Rumah di Palmerah, 17 Unit dan 85 Personel Damkar Dikerahkan

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:05

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Widiyanti Putri Wardhana dan Nusron Wahid Layak Direshuffle

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:38

Kompetisi Ketapel Antar ASN

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:19

Buzzer Jokowi Jangan Dulu Pesta, P21 Bukan Vonis Pengadilan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:00

Investor Asing Laporkan Dugaan Penyalahgunaan Dana Proyek Marina Bay City ke Polda Bali

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:48

Kritik Rocky Gerung, Gumarang: Menteri Keuangan Bukan Sekadar Kasir

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:27

State-Driven Economy untuk Hentikan Ketimpangan dan Ketergantungan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:57

Puluhan Miliar Dana Investasi Dipersoalkan, Siapa Bertanggung Jawab di Marina Bay City?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:33

Selengkapnya