Berita

kondisi rumah warga setelah diterjang angin kencang di Bondowoso, Jawa Timur/Ist

Nusantara

Ratusan Rumah di Bondowoso Rusak Diterjang Angin Kencang, Belasan Orang Luka-Luka

SABTU, 20 JANUARI 2024 | 07:59 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Angin kencang disertai hujan deras yang melanda wilayah Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur mengakibatkan ratusan rumah warga rusak.

Laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bondowoso, hingga Jumat (19/1) pukul 12.00 WIB, tercatat 202 unit rumah rusak akibat terjangan angin.

Bahkan cuaca buruk tersebut mengakibatkan 11 orang mengalami luka-luka.


melaporkan perkembangan terkini hasil kaji cepat di lapangan per Jumat (19/1) sebanyak 11 orang mengalami luka-luka. Korban luka telah kembali ke rumah masing-masing setelah mendapatkan perawatan oleh Puskesmas Pembantu Desa Walidono.

"Ada penambahan korban luka akibat angin kencang sebanyak tiga orang. Dua orang mengalami luka ringan dan satu orang luka sedang. Jadi total korban luka 11 orang,” kata Agen Informasi Bencana BPBD Jatim, Hariski Bashori.

Rumah rusak terdampak angin kencang diantaranya berada di Dusun Sumberkencono, Dusun Krajan, Dusun Sampan, dan Dusun Paterongan

Dalam rangka mengantisipasi kejadian angin kencang, BPBD Kabupaten Bondowoso mendirikan Posko Tanggap Darurat di Kantor Desa Walidono.

“Kami mengimbau pemda dan warga tetap waspada dan siap siaga menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, seperti angin kencang yang saat ini berpotensi besar terjadi di beberapa daerah di Indonesia,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Sabtu (20/1).


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya