Berita

Politisi senior Partai Golkar, Jusuf Kalla/Net

Politik

Jusuf Kalla Soroti Potensi Kecurangan pada Pemilu 2024

JUMAT, 19 JANUARI 2024 | 22:51 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Politisi senior Partai Golkar, Jusuf Kalla alias JK, menyoroti potensi kecurangan pada penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

"Karena Pemilu belum berlangsung, maka bukti kecurangan belum ada, yang ada pemaksaan, ancaman, bahkan kekerasan," kata JK, pada program Karni Ilyas yang disiarkan tvOne, Jumat malam (19/1).

Pada acara bertema Manuver King Maker Jusuf Kalla di Pusaran Pilpres 2024, dia mengungkap intervensi yang dialami Capres Nomor Urut 1, Anies Baswedan.


"Misalnya alat peraga kampanye dihilangkan, diturunkan, itu yang terjadi," sambung Ketua Umum Palang Merah Indonesia itu.

Menurut Jusuf Kalla, kondisi itu menunjukkan instruksi Presiden Joko Widodo soal menjaga netralitas tidak dipatuhi.

Meski begitu dia tidak mau berspekulasi soal pihak yang memberi komando untuk melakukan intervensi.

"Wallahualam, tentu yang bisa memberikan komando adalah yang punya kekuasaan, yang tidak punya kekuasaan kan tidak bisa memberikan komando," tukas JK.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya