Berita

Bawang putih/Net

Bisnis

Ombudsman Awasi Ketat Importasi Bawang Putih

JUMAT, 19 JANUARI 2024 | 19:16 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Polemik kenaikan harga bawang putih turut disorot Ombudsman RI (ORI). Pasalnya di berbagai provinsi harga makin melonjak pesat, mulai dari Rp50.000 per kilogram hingga tembus hampir Rp70.000 per kilogram.

Anggota Ombudsman RI Yeka Hendra Fatika mengatakan, untuk tahun 2024 ini, Ombudsman terus melakukan pengawasan terkait importasi bawang putih. Ia menekankan agar Kementerian Pertanian (Kementan) dan Kementerian Perdagangan (Kemendag) tidak lagi menahan penerbitan izin impor.

"Dokumen yang sudah lengkap harus dilayani, tidak boleh lagi itu ada yang ditahan-tahan," kata Yeka dikutip Jumat (19/1).


Untuk Surat Persetujuan Impor (SPI) bawang putih, lanjut Yeka, harus sesuai waktu pelayanan lima hari kerja setelah dokumen dinyatakan lengkap sesuai dengan persyaratan.

"Jadi intinya Permendag terkait hal itu harus ditegakkan," kata Yeka.

Hingga saat ini, kata Yeka, pihaknya sudah mulai mengawasi perjalanan importasi bawang putih tahun 2024. Bahkan, sebagai tindakan korektif Ombudsman akan memanggil Kemendag.

"Tentunya kami melihat karena kan pembagian mulai ada itu nanti bulan Februari kami kebetulan berencana akan manggil Dirjen Luar Negeri di minggu ketiga bulan ini," kata Yeka.

Sebelumnya, untuk di Kementan, Ombudsman telah memeriksa secara maraton Dirjen Holtikultura, Kementan terkait dugaan maladministrasi tidak memberikan layanan dengan optimal, penundaan penerbitan RIPH (Rekomendasi Impor Produk Holtikultura) yang berlarut, tidak kompeten, dan penyalahgunaan wewenang.

Kendati demikian, Yeka berharap Kemendag maupun Kementan mengikuti kebijakan dan aturan yang sudah ditetapkan.

"Saya berharap untuk kebijakan importasi lainnya harap mengikutilah semua ketentuan yang ada," tutup Yeka.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Selain Anak Buah Nusron, KPK Benarkan Tangkap Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 00:25

Laut Bukan Tempat untuk Mati

Selasa, 15 September 2026 | 00:01

APKARINDO Perjuangkan Ksejahteraan Petani hingga Kejayaan Karet Rakyat

Senin, 14 September 2026 | 23:42

Anak Buah Nusron Kena OTT KPK Terkait Pengurusan HGB Summarecon

Senin, 14 September 2026 | 23:22

DPR Soroti Usia Kapal dan Kepatuhan Aturan Impor dalam Tragedi Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 23:02

Pemerintah Bahu Membahu Cegah Karhutla Masuk Zona Inti IKN

Senin, 14 September 2026 | 23:01

Pemilik Laundry Sukses Kembangkan Usaha dari Mekaar jadi BRILink Agen

Senin, 14 September 2026 | 22:38

OTT KPK Makin Mengerucut, Fahd A Rafiq hingga Bos Summarecon Dikabarkan Terjaring

Senin, 14 September 2026 | 22:37

Ketua KPK Benarkan OTT Pejabat ATR/BPN, Daftar Nama Belum Diungkap

Senin, 14 September 2026 | 21:59

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Selengkapnya