Berita

Kelompok Kerja Pariwisata dan Budaya ASEAN Korea Centre (AKC) di Seoul pada Rabu, 17 Januari 2024/Ist

Dunia

Indonesia Terpilih Jadi Ketua Kelompok Kerja Pariwisata dan Budaya ASEAN Korea Centre

JUMAT, 19 JANUARI 2024 | 07:07 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kedutaan Besar Republik Indonesia di Seoul terpilih sebagai Ketua Kelompok Kerja Pariwisata dan Budaya ASEAN Korea Centre (AKC), dengan Laos sebagai wakilnya.

Keputusan itu diumumkan selama sidang pertama Kelompok Kerja Pariwisata dan Budaya AKC tahun 2024 di Seoul pada Rabu (17/1).

Menurut laporan Kementerian Luar Negeri RI, Koordinator Fungsi Ekonomi Kreatif dan Digital KBRI Seoul Joannes Ekaprasetya Tandjung telah ditunjuk sebagai ketua dalam kelompok kerja tersebut.


Menurut Joannes terpilihnya Indonesia sebagai Ketua Kelompok Kerja Pariwisata dan Budaya AKC dapat menjadi jalan untuk memperluas kerjasama berbasis budaya dan pariwisata kawasan.

"Kepemimpinan Indonesia akan menjadi corong untuk menyuarakan kepentingan terkait pariwisata dan budaya dari negara-negara ASEAN Committee in Seoul kepada ASEAN Korea Centre," ujarnya.

Joannes berharap posisi Indonesia dapat membawa dampak positif dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, pembangunan berkelanjutan, serta mempererat hubungan ASEAN dan Korea Selatan khususnya di sektor pariwisata dan budaya.

"Program-program unggulan, seperti ASEAN-Korea Culture and Tourism Integrated Experience, diharapkan mampu mempererat kerjasama di bidang ini" pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya