Berita

Penggawa Timnas Indonesia, Yakob Sayuri, berharap Indonesia punya presiden yang lebih peduli terhadap sepak bola nasional/PSSI

Sepak Bola

Yakob Sayuri Berharap Presiden Indonesia Terpilih Lebih Memperhatikan Sepak Bola Nasional

JUMAT, 19 JANUARI 2024 | 05:34 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Presiden RI yang terpilih pada Pilpres 2024 nanti diharapkan memberi perhatian lebih terhadap perkembangan dunia sepak bola di tanah air. Sehingga sepak bola nasional bisa berkembang menjadi lebih baik.

Demikian harapan penggawa Timnas Indonesia, Yakob Sayuri, yang tengah berjuang untuk mengharumkan nama bangsadi Piala Asia 2023 yang berlangsung di,Qatar.

"Harapan saya pastinya, semoga siapapun beliau yang terpilih, bisa mendukung sepak bola Indonesia agar menjadi jauh lebih baik lagi," ucap Yakob usai latihan bersama Tim Garuda di Lapangan Al Egla 2, Lusail, Kamis malam waktu Qatar (18/1).


Saat ini, Yakob Sayuri dan kolega tengah berjuang meraih hasil terbaik di Piala Asia 2023, yang berlangsung sejak 12 Januari hingga 10 Februari 2024. Terlebih, pada laga pertama Grup D, Indonesia dikalahkan Irak dengan skor 1-3.

Jumat malam nanti (19/1), perjuangan Indonesia akan dilanjutkan dengan menghadapi Vietnam. Sama-sama kalah di laga perdana, laga ini akan cukup menentukan nasib kedua tim untuk bertahan lebih lama di Piala Asia 2023.

Sang pelatih, Shin Tae-yong, bahkan menjanjikan permainan yang lebih agresif saat meladeni Vietnam di Stadion Abdullah bin Khalifa nanti. Terlebih, kedua tim pun sudah sering bertemu, sehingga sudah paham dengan gaya bermain masing-masing.

"Mereka pasti punya keinginan kuat untuk mengalahkan Vietnam. Saya rasa juga pendukung Indonesia pasti mengharapkan kemenangan bagi timnas," ucap Shin.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya