Berita

Kader Partai Demokrat yang maju menjadi calon legislatif Dapil Banten III, Ahmad Yani (kiri)/Ist

Politik

Partai Demokrat Konsisten Perjuangkan Kesejahteraan Buruh

KAMIS, 18 JANUARI 2024 | 14:22 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kesejahteraan buruh menjadi perhatian prioritas bagi Partai Demokrat dalam dinamika pembangunan Indonesia. Di tengah masifnya investasi, Partai Demokrat menyoroti perlunya meningkatkan peran hak-hak buruh.

Demikian disampaikan kader Partai Demokrat yang maju menjadi calon legislatif Dapil Banten III, Ahmad Yani. Dapil Banten III meliputi Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan.

"Kami memandang perlu mendukung perjuangan saudara-saudara kita kaum buruh dalam memperjuangkan hak-haknya di tengah derasnya arus investasi," ujar Ahmad Yani dalam keterangan tertulis, Kamis (18/1).


Bendahara Umum Pengurus Pusat Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) itu mengatakan, Partai Demokrat mempunyai agenda prioritas untuk kaum buruh.

Katanya, program itu ditanamkan sejak masa kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono selama 2 periode sejak 2004 hingga 2014, yang dikenal dengan triple track economy yaitu pro job, pro growth, dan pro poor.

"SBY sudah meletakkan dasar yang kuat dalam mempersiapkan pertumbuhan yang  berkeseimbangan pada waktu itu," tuturnya.

Ahmad Yani mempunyai keyakinan bahwa pemerintahan yang akan datang harus memprioritaskan kesejahteraan kaum buruh dalam agenda pembangunan dan pertumbuhan ekonominya.

"Saya melalui Partai Demokrat akan terus memperjuangkan hak kaum buruh dalam pemerintahan yang akan datang," pungkasnya.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya