Berita

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto didampingi Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali melepas keberangkatan kapal rumah sakit TNI KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992 ke Palestina di Dermaga Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), Jakarta Utara, Kamis (30/11)/Ist

Politik

Kirim Bantuan Palestina Lewat Kawasan Laut Berbahaya, Prabowo Semangati Prajurit AL

KAMIS, 18 JANUARI 2024 | 13:44 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Prajurit TNI Angkatan Laut diminta berhati-hati saat membawa bantuan ke Palestina dengan KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat 992, sebab melewati kawasan laut berbahaya di sekitar Teluk Aden.

Pesan itu disampaikan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto saat melepas keberangkatan bantuan di Dermaga Mako Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta, Kamis (18/1).

“Saudara-saudara akan melewati kawasan laut yang berbahaya yang saat ini sedang berkecamuk perang. Kita adalah negara yang tidak terlibat dalam perang, tetapi kita memiliki solidaritas dan tanggung jawab kemanusiaan dengan saudara-saudara kita yang ada di Palestina," kata Prabowo.


"Saya percaya, tingkat latihan saudara, disiplin saudara, semangat saudara, yang akan membawa saudara menyelesaikan tugas ini dengan berhasil,” sambungnya.

Prabowo mengaku berdoa agar seluruh kru KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat 992 selalu mendapat perlindungan dalam menjalankan tugas. Apalagi KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat 992 akan menempuh perjalanan selama 15 hari.

Kata Prabowo, pemberian bantuan ini merupakan langkah atau bukti konkret Indonesia yang selalu mendukung perjuangan rakyat Palestina.

“Semoga Allah melindung KRI Radjiman dan seluruh awak kapalnya. Kita terus kerahkan apa yang bisa kita buat untuk mendukung perjuangan rakyat Palestina,” kata Prabowo.

Prabowo turut mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada TNI dan TNI AL yang telah bekerja keras untuk menyiapkan kapal rumah sakit ini.

“Terima kasih KSAL, terima kasih Mabes TNI yang bekerja keras menyiapkan kapal ini," demikian Prabowo.



Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

UPDATE

Jaga Produktivitas dan Kelestarian, Agrinas Palma-BNPB Sinergi Tangkal Karhutla

Selasa, 03 November 2026 | 14:10

Kerja Sama Korea-Indonesia Perkuat Transformasi Digital Koperasi

Selasa, 03 November 2026 | 14:06

Gibran Selalu Dibela Mati-matian oleh Barisan Pendukungnya

Selasa, 03 November 2026 | 14:01

KPK Lepas Dua Pejabat Asal Kejagung, Mungki Hadipratikto Bakal Bertugas di BGN

Selasa, 03 November 2026 | 14:00

Babak Baru Piala Asia 2027, Alasan dan Jadwal Terbaru Penundaan Turnamen

Selasa, 03 November 2026 | 13:56

Kemlu Benarkan Dua WNI Tewas Saat Memancing di Jepang

Selasa, 03 November 2026 | 13:49

Fraksi Gerindra Belum Bersikap soal Putusan MA terkait Gibran

Selasa, 03 November 2026 | 13:45

Ketua KPK Pastikan Dalam Waktu Dekat Panggil Nusron Wahid

Selasa, 03 November 2026 | 13:35

PKS Minta Pemerintah Bebaskan PPN Produk Pembalut

Selasa, 03 November 2026 | 13:29

Soal Boikot Raffi Ahmad, Sosiolog Ingatkan Tanda Kehancuran Negara Bersumber dari Internal

Selasa, 03 November 2026 | 13:11

Selengkapnya