Berita

Direktur Utama Pelindo Arif Suhartono/RMOL

Bisnis

Pelindo Siapkan Langkah Jitu Kembangkan Bisnis di Selat Malaka

RABU, 17 JANUARI 2024 | 13:55 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

PT. Pelabuhan Indonesia (Pelindo) masih menyiapkan langkah-langkah strategis agar Tanjung Priok dapat bersaing dengan pelabuhan Singapura. Pasalnya. hingga kini Singapura masih menjadi raja perdagangan di kawasan.

Hal itu diutarakan Direktur Utama Pelindo Arif Suhartono saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL di kantornya, kawasan Tanjung Priok, Jakarta, beberapa waktu lalu.

“Kita membuat konsep untuk compete dengan Singapura. Tapi mindsetnya perlu diubah, pelabuhan gateway dan transhipment itu berbeda. Kira-kira gitu,” tegas Arif.


Dia pun tidak membeberkan detail strategi apa yang disiapkan untuk menyaingi Singapura.

Namun pihaknya hingga kini concern membangun konsolidasi dengan pelabuhan (di bawah pengelolaannya) di sekitar Selat Malaka, bahkan termasuk dengan Singapura.

“Saya konsolidasi kargo di Singapura, itulah pentingnya konsolidasi kargo di somewhere. Kenapa Jakarta tidak compete dengan Singapura, (karena) rute utamanya di Malaka Strait sana, kalau dia turun sedikit ke Jakarta, itu butuh 40-45 jam. Itu ibaratnya nggak nyucuk lah, kita ini lagi konsolidasi di sana,” jelas Arif.

Menurut dia, banyak pihak yang mempertanyakan kapal-kapal yang sandar di Tanjung Priok mengapa tidak sebesar di Singapura.

“Saya bilang gini kapal itu membutuhkan barang. Ada kapal yang masuk, panjangnya itu mencapai 400 meter, itukan 4x lapangan bola. Itu kapasitasnya sampai 17 ribu Teus. Kalau bongkar muatnya hanya 1500 Teus, saya khawatir tidak sustain,” ungkapnya.

Populer

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

UPDATE

Mendag AS Akhirnya Mengakui Pernah Makan Siang di Pulau Epstein

Kamis, 12 Februari 2026 | 10:10

Israel Resmi Gabung Board of Peace, Teken Piagam Keanggotaan di Washington

Kamis, 12 Februari 2026 | 10:09

Profil Jung Eun Woo: Bintang Welcome to Waikiki 2 yang Meninggal Dunia, Tinggalkan Karier Cemerlang & Pesan Misterius

Kamis, 12 Februari 2026 | 10:08

Harga Minyak Masih Tinggi Dipicu Gejolak Hubungan AS-Iran

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:59

Prabowo Terus Pantau Pemulihan Bencana Sumatera, 5.500 Hunian Warga Telah Dibangun

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:49

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Tertekan ke Rp16.811 per Dolar AS

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:47

Salah Transfer, Bithumb Tak Sengaja Bagikan 620.000 Bitcoin Senilai 40 Miliar Dolar AS

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:33

Menteri Mochamad Irfan Yusuf Kawal Pengalihan Aset Haji dari Kementerian Agama

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:18

Sinyal “Saling Gigit” dan Kecemasan di Pasar Modal

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:09

KPK: Kasus PN Depok Bukti Celah Integritas Peradilan Masih Terbuka

Kamis, 12 Februari 2026 | 08:50

Selengkapnya