Berita

Menteri ESDM, Arifin Tasrif saat ditemui di Gedung Kementerian ESDM pada 15 JanuariĀ 2024/RMOL

Bisnis

Kementerian ESDM Gencarkan Proyek Pipa Gas yang Terkoneksi Langsung ke Dapur Rumah Tangga

SELASA, 16 JANUARI 2024 | 08:53 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tengah menggenjot pembangunan pipa transmisi gas bumi.

Nantinya pipa itu dapat menyambungkan suplai gas bumi untuk terkoneksi langsung dengan dapur rumah tangga.

Menurut laporan dari Menteri ESDM Arifin Tasrif, sejumlah proyek pipa transmisi gas bumi saat ini sedang digarap pemerintah, di antaranya proyek pipa gas bumi Dumai-Sei Mangkei sepanjang 400 kilometer, dan proyek pipa gas bumi Cirebon-Semarang (Cisem) 255 km.


Jika proyek pipa gas tersebut rampung, maka jaringan pipa gas bumi akan tersambung dari Aceh hingga Jawa Timur.

Menteri Arifin mengatakan, proyek itu nantinya akan membantu pemerintah untuk mengurangi ketergantungan impor LPG, yang dapat bermanfaat dalam penghematan devisa negara.

"Kita harus menghemat devisa, impor LPG kita berkisar 5-6 juta ton per tahun, kita akan antisipasi dengan tambahan pasokan gas di dalam negeri," kata Arifin, dalam  konferensi pers Capaian Sektor ESDM Tahun 2023 dan Program Kerja Tahun 2024,Senin (15/1).

Transmisi gas, kata Arifin, memiliki beberapa manfaat, salah satunya yaitu masyarakat tidak lagi harus menggotong-gotong gas melon LPG 3 kilogram.

"Nanti cukup (masyarakat) buka keran nanti nyala, itu yang harus kita upayakan, dengan adanya infrastruktur ini kita harus mendorong jaringan gas ke konsumen rumah tangga," sambungnya.

Dikatakan Arifin, gas merupakan kebutuhan domestik yang makin lama kian membesar, namun tren ekspornya terus menurun. Untuk itu, Kementerian ESDM berkomitmen untuk terus mendukung transisi energi.

Populer

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

UPDATE

Jokowi Sedang Menciptakan Musuh Sendiri Lewat Keliling Indonesia

Minggu, 31 Mei 2026 | 08:17

Jemaah Haji Indonesia Diminta Tertib Menanti Jadwal Kepulangan ke Tanah Air

Minggu, 31 Mei 2026 | 07:44

Turun Gunung Jokowi untuk Gendong Gibran dan Kaesang

Minggu, 31 Mei 2026 | 07:37

Hari Raya Waisak, CFD Jakarta Diliburkan Sementara

Minggu, 31 Mei 2026 | 07:15

IPC TPK Perkuat Konektivitas Perdagangan Indonesia-China

Minggu, 31 Mei 2026 | 06:45

Paradoks Kekayaan Nasional

Minggu, 31 Mei 2026 | 06:23

Polda Jateng Izinkan Personel Tembak Begal di Tempat

Minggu, 31 Mei 2026 | 06:09

Anatomi Pembangunan Kapal Ideal

Minggu, 31 Mei 2026 | 05:41

BGN Tidak Pernah Menunjuk Calo Terkait Pembangunan SPPG

Minggu, 31 Mei 2026 | 05:21

KPK Diminta Jelaskan Arah Pengembangan Kasus Blueray Cargo

Minggu, 31 Mei 2026 | 05:04

Selengkapnya