Berita

Maruarar Sirait memutuskan untuk tak lagi berada di bawah naungan PDI Perjuangan/RMOL

Politik

Maruarar Sirait Tinggalkan PDIP, Bukti Loyal ke Jokowi Lebih Menguntungkan?

SELASA, 16 JANUARI 2024 | 07:52 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Putusan Maruarar Sirait meninggalkan PDI Perjuangan menjadi kejutan tersendiri jelang pencoblosan Pileg dan Pilpres 2024 yang tinggal sebulan lagi. Kepergian Ara, sapaan akrabnya, memunculkan anggapan bahwa kader partai moncong putih banteng lebih loyal ke Presiden Joko Widodo.

Direktur Eksekutif Sentral Politika, Subiran Paridamos mengamati, sikap Maruarar keluar dari PDIP menjadi salah satu bukti perpindahan loyalis PDIP kepada Jokowi memang nyata.

"Keluarnya Maruarar Sirait dari PDIP semakin membenarkan tesis bahwa loyalis Jokowi, baik yang tidak terafiliasi maupun terafiliasi dengan PDIP atau koalisi, lambat laun akan bermigrasi kepada sikap, langkah, dan preferensi politik Jokowi di Pilpres 2024," ujar Subiran kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (16/1).


Magister komunikasi politik Universitas Muhammadiyah Jakarta itu berpendapat, sikap politik Jokowi yang diperkirakan lebih kuat ke pasangan calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres) nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, dianggap lebih menguntungkan untuk karier politiknya ke depan.

"Loyalis Jokowi itu juga banyak dari tokoh PDIP sendiri, yang perlahan tapi pasti memilih bermigrasi kepada preferensi politik Jokowi yang cenderung kepada Prabowo-Gibran," paparnya.

"Ini lebih menguntungkan bagi Maruarar alias Bang Ara, yang keluar (dari PDIP) dengan alasan memilih mengikuti langkah politik Jokowi yang didukung rakyat," tutup sosok yang kerap disapa Biran itu. 

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya